Karimun

Adhirajasa Latih Naker Karimun Bidang Konstruksi

Peserta pelatihan scalffolding atau perancah konstruksi yang dilaksanakan Adhirajasa Karimun Sukses.

batampos.id- Saat ini bagi tenaga kerja (Naker) lokal di Karimun yang ingin mendapatkan pelatihan di bidang konstruksi tidak lagi perlu harus ke luar daerah. Karena, di Karimun saat ini sudah ada perusahaan yang siap untuk membantu memberkan pelatihan dengan standar nasional.

BACA JUGA:Diikuti 110 Pekerja Konstruksi, Kementerian PUPR Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di SMKN 3 Batam

”Perusahaan ini merupakan perusahaan anak Karimun. Didirikan dengan tujuan tidak lain untuk membantu Naker lokal yang ada di Karimun dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Khususnya, keterampilan dan kemampuan dibidang konstruksi. Sehingga, tidak kalah bersaing dengan Naker yang berada dari luar daerah,” ujar Koordinator Pelatihan PT Adhirajasa Karimun Sukses, Kodrat, Kamis (23/9).

Selain itu, katanya, dengan sudah adanya pelatihan di Karimun, maka tidak perlu lagi Naker lokal yang ingin mendapatkan pelatihan harus mengeluarkan banyak biaya. Karena, harus berhari-hari mengikuti pelatihan keluar daerah Karimun. Dan, untuk sementara pelatihan yang disediakan ada tiga jenis. Yakni, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), scaffolding atau perancah konstruksi dan riger.

”Jika selama ini, untuk mendapatkan pelatihan Naker kita harus bersusah payah keluar daerah. Tapi, dengan adanya Ahidrajasa Karimun Sukses tentunya bisa memerikan kemudahan dan tidak lagi harus keluar daerah. Saat ini, kita menyediakan tiga jenis pelatihan. Dan, semua pelatihan tersbeut merupakan pelatihan dasar. Khususnya, bagi Naker yang belum memiliki kemampuan dan keterampilan dasar dibidang konstruksi seperti scaffolding, riger dan K3,” jelasnya.

Dilanjutkannya, karena saat ini untuk bisa masuk atau diterima bekerja di suatu perusahaan konstruksi, meski memiliki kemampuan dan keterampilan secara otodidak, tapi tetap harus dibuktikan dengan sertifikat. Untuk itu, pelatihan yang dilaksanakan pihaknya terdaftar di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Sehingga, setelah selesai pelatihan teori dan praktek yang diikuti oleh peserta akan mendapatkan sertifikat. Dan, sertifikat yang diberikan terdaftar di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). (*)

reporter: Sandi
editor: tunggul