Bintan-Pinang

BKKBN Target Vaksin 5.000 Ibu Hamil dan Menyusui

Vaksinasi ibu hamil dan ibu menyusui sempena pekan vaksinasi hari jadi Kepri ke-19 di RSUD RAT, Sabtu (25/9). F.Peri Irawan

batampos.id- Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri targetkan vaksinasi covid-19 untuk 5.000 ibu hamil dan ibu menyusui hingga Oktober 2021 mendatang.

BACA JUGA: Mediheryanto: Vaksin Bantu Lindungi Ibu Hamil

Selain mempercepat capaian vaksinasi, hal itu juga bentuk pelayanan keluarga berencana dalam rangka peringatan hari Kontrasepsi Se-Dunia.

Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad menjelaskan ibu hamil dan ibu menyusui merupakan kelompok populasi yang beresiko tinggi terhadap virus covid-19. Saat ini tercatat, ibu hamil di Kepri sebanyak 52.829 orang dengan rincian di Batam sejumlah 37.342 orang dan Tanjungpinang 3.664 orang .

“75 persen dari total ibu hamil tersebut, harus mendapatkan vaksinasi covid-19. Di bulan Oktober harus tercapai 5.000 ibu hamil dan ibu menyusui yang divaksin. Untuk itu diperlukan kerjasama lintas sektor dalam percepatan vaksinasi covid-19,” kata Ansar dalam sambutannya, Sabtu (25/9).

Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Mediheryanto mendukung langkah percepatan dengan melakukan vaksinasi covid-19 untuk ibu hamil dan ibu menyusui sebanyak 5,000 per 31 Oktober 2021. Target itu akan dicapai dengan tiga tahapan vaksinasi.

“Dimulai pada 9 September 2021 di Batam telah dilaksanakan vaksinasi terhadap 200 orang ibu hamil dan ibu menyusui. Tahap kedua di Tanjungpinang Sabtu 25 September 2021 dengan target 500 orang.  Dan tahap ketiga akan dilaksanakan di Batam dengan sasaran 1.136 orang. Dalam kegiatan-kegiatan tersebut juga dilakukan pelayanan KB dalam rangka Hari Kontrasepsi se-Dunia,” paparnya.

Ketua Perkumpulan Obstetri Dan Ginekologi Indonesia (POGI) Kepri, Yanuarman mengungkapkan bahwa tujuan dari pelaksanaan vaksinasi itu adalah untuk  mengurangi     transmisi atau penularan covid-19, menurunkan angka kesakitan dan  kematian akibat covid-19, dan mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity). Dijelaskannya, sasaran pelayanan vaksinasi itu untuk ibu hamil dengan usia kandungan 13 minggu. (*)

Reporter : Peri Irawan
editor: tunggul