Bintan-Pinang

Garis Polisi Dipasang di Lokasi Penemuan Jenazah Zainudin, Bos Besi Tua di Desa Ekang, Bintan

Garis polisi terpasang di lokasi penemuan jenazah Zainudin di Kampung Karang Ledok, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Senin (27/9). F.Slamet Nofasusanto

batampos.id– Polres Tanjungpinang memasang galis polisi di lokasi penemuan jenazah Zainudin, warga Tanjungpinang yang ditemukan sudah tidak bernyawa di bawah tower saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET), Kampung Karang Ledok, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (26/9).

BACA JUGA: Zainudin Dihabisi, Dikubur di Bawah Tiang SUTET, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Lokasi penemuan jenazah Zainudin, bos besi tua di Tanjungpinang yang dikubur di bawah tower sutet jauh dari jalan besar. Jalan ke sana masuk dari klenteng Mang Hung, yang terletak di pinggir jalan antara Kampung Belak dan Kampung Karang Ledok.

Kemudian masuk ke arah hutan dengan jalan dipenuhi bebatuan. Jalan ini masih bisa dilalui kendaran roda empat. Setelah beberapa ratus meter berjalan ke arah hutan, terdapat beberapa tumpukan kayu yang diduga diambil warga untuk membangun rumah. Lalu, terdapat simpang tiga, lalu belok ke arah kiri.

Tidak jauh dari sana, terdapat sarung tangan bekas warna biru diduga milik petugas Inafis Polres Tanjungpinang yang selesai melakukan olah TKP. Dari situ belok ke kanan ke arah tower sutet. Di bawah tower sutet, pelaku mengubur Zainudin.

Dari kejauhan, bau menyengat sudah tercium kuat. Tepat dari luar garis polisi, terdapat liang yang ukurannya sangat sempit. Ukuran lebar lubang lebih kurang satu meter, namun kedalamannya tidak bisa dikira-kira karena tidak kelihatan dengan jelas.

Seorang warga Kampung Belak, Mery mengatakan, tidak tau pasti bagaimana penemuan mayat tersebut.

Namun, diakuinya ada polisi yang datang ke rumah ketua RW setempat. Namun, karena wilayah penemuan mayat bukan masuk Kampung Belak, Desa Penaga melainkan wilayah Desa Ekang sehingga polisi tersebut pergi.

Malam itu juga, dia mengatakan, ada ambulance yang lewat di jalan. “Ya ada ambulans lewat,” katanya.

Ditanya soal lokasi penemuan mayat tersebut apakah warga sering mencari kayu, dia mengatakan, masyarakat ke sana kadang mencari kayu untuk bangun rumah. “Iya biasa orang ke sana mencari kayu untuk bangun rumah,” katanya.

Seorang anggota Polisi Bintan, engan disebut namanya mengatakan, mereka hanya diminta bantu Polres Tanjungpinang. “Yang evakuasi dari Polres Tanjungpinang, kami hanya membantu saja,” katanya singkat. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul