Internasional

Hasil Sementara Pemilu Jerman: CDU Terpuruk, SPD Unggul

Kandidat Kanselir Jerman dari Partai Sosial Demokrat (SDP) Olaf Scholz. ( F Michael Sohn/AP via DW)

batampos.id – Hasil sementara pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) federal di Jerman, partai petahana Angela Merkel, CDU/CSU yang mengusul Laschet terpuruk 24,1 persen, sedangkan partai Sosial Demokrat (SPD) kiri-tengah memperoleh 25,8 persen.

BACA JUGA:
Ganja Rentan Dilegalkan di Jerman, Siapa Pengganti Angela Merkel?

Meski begitu, SPD maupun blok konservatif sudah langsung merencanakan memimpin pemerintahan berikutnya. Mereka yakin, secara matematis, mereka tak akan mampu dikejar lagi, apalagi kalau terjadi sekutu atau koalisi.

Sementara itu, Green party meraup perolehan suara terbaik mereka pada Pemilu 2021 ini. Yakni 14 persen suara yang didominasi oleh para pemilih pemula.

Sedangkan Partai Demokrat Bebas (FDP) yang pro-bisnis mendapat 11,5 persen suara, sedangkan AfD atau alternatif sayap kanan Jerman memperoleh 10,5 persen suara, dan partai kiri sosialis mendapatkan 4,9 persen suara.

Proyeksi sementara menunjukkan partai-partai kiri berpotensi menjadi pemenang dalam pemilu 2021 ini. Baik SPD dan Partai Hijau mendapatkan lebih dari 5 persen suara dibanding dengan hasil yang mereka dapatkan dalam pemilihan federal 2017 lalu. Demikian dilansir dari Reuters, Senin (27/9/2021) dini hari

Sementara itu, blok konservatif yang sebelumnya menjadi mayoritas pemenang Pemilu, menderita kerugian besar saat era Angela Merkel berakhir. Perolehan suaranya turun lebih dari 8 persen.

Persaingan Bundestag 2021 kali ini begitu ketat, sedangkan kemungkinan koalisi masih belum jelas. Berdasarkan proyeksi awal, salah satu opsi yang mungkin saja tercapai adalah kelanjutan dari koalisi besar blok CDU/CSU konservatif dan SPD yang telah memerintah Jerman sejak 2013.

Namun, dua partai terbesar yang sama-sama bersumpah membangun pemerintahan berikutnya, kemungkinan bisa menuju koalisi tiga arah untuk pertama kalinya sejak 1960-an di tingkat federal. Pilihannya termasuk koalisi antara CDU/CSU, Partai Hijau, dan FDP.

BACA JUGA:
Jerman Hadapi Pemilu 2021, Ini Perbedaannya dengan Indonesia

Sebagai alternatif, SPD juga dapat bermitra dengan Partai Hijau dan FDP. Semua partai telah mengesampingkan masuk ke dalam koalisi dengan AfD.

Pemilihan kanselir baru Jerman oleh Bundestag tidak akan berlangsung sampai koalisi pemerintahan terbentuk. Proses ini bisa memakan waktu berbulan-bulan. Namun, kandidat kanselir SPD, Olaf Scholz, berharap pembicaraan koalisi akan selesai sebelum atau menjelang Natal tahun ini.

“Menyebutkan kapan tanggal pastinya itu tak akan masuk akal. Tapi harus diingat, saya atau kami, melakukan segalanya untuk itu sudah harus selesai sebelum Natal atau sedikit lebih awal dari situ, jauh lebih baik,” ungkap Olaf Scholz saat diskusi meja bundar dengan kandidat partai lain di sela-sela Pemilu berlangsung, Minggu (26/9/2021) malam seperti dilansir dari Deutsche Welle, Senin (27/9/2021).

Sementara itu,kandidat kanselir dari Partai CDU, Armin Laschet, juga menyerukan agar koalisi pemerintah bisa secara pasti dibentuk sebelum Natal. Sementara itu, Angela Merkel akan tetap menjabat sebagai juru kunci. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak
Editor: Tunggul Manurung