Ekonomi & Bisnis

Prof Nizam: Masyarakat Beruntung dengan Adanya Uniba


Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Prof Ir Nizam MSc DIC PhD IPU Asean Eng; Ketua Yayasan Griya Husada Batam, Dr Rusli Bintang, Rektor Uniba Prof Dr Ir Chabullah Wibisono MM; berfoto dengan para Warek Uniba, para dekan, Kepala Lembaga, Kaprodi, dosen, mahasiswa dan tamu undangan di Auditorium Rumengan Hall, Uniba, Batam Kota, Batam, Sabtu (25/9/2021).

Produksi Alumni yang Adaptif, Fleksibel Sesuai Kebutuhan Pasar

batampos.id – Universitas Batam (Uniba) perlu membuat atau memproduksi para alumnus yang adaptif dan fleksibel.

‘’Para alumnus jangan kaku. Sikap bisa beradaptasi salah satu hal utama guna masuk dan memenuhi kebutuhan pasar kerja atau industri. Disamping tetap mengedepankan kreativitas. Inilah yang disebut dengan merdeka,’’ sebut Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Prof Ir Nizam MSc DIC PhD IPU Asean Eng saat Kuliah Umum, Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Auditorium Rumengan Hall, Uniba, Batam Kota, Batam, Sabtu (25/9/2021).

Prof Nizam (kiri) berdiskusi dengan Dr Rusli Bintang di Auditorium Rumengan Hall, Uniba, Batam Kota, Batam, Sabtu (25/9/2021).

Acara ini didukung Ketua Yayasan Griya Husada Batam, Dr Rusli Bintang; dan Wakil Rektor (Warek) II, Dr Angelina Eleonora Rumengan SKom MMSi.

Hadir dalam acara ini, Rektor Uniba Prof Dr Ir Chabullah Wibisono MM; Wakil Rektor I Uniba, Dr Elli Widia SPd MM Pd; Warek III Dr Laily Wasliaty SH MHum; Warek IV Dr Mohamad Gita Indrawan ST MM; Dekan Fakultas Kedokteran Dr dr Ibrahim SH MSc MKn MPd; Dekan Fakultas Ekonomi Dr Bambang Sastriawan SE Msi; Dekan Fakultas Teknik Dr Edi Indra ST Msi; Dekan Fakultas Hukum, Dr H Idham SH MKn; Kaprodi Magister Perencanaan Wilayah Uniba, Dr Yuanita FD Sidabutar ST MSi; Kepala Lembaga Pengembangan Program Studi dan Akreditasi (LPSSA) Uniba, Yenni Aryaneta SST Mbiomed; Kepala Laboratorium Uniba Dr Suryanti Chen Msi MKes, serta Direktur Politeknik Negeri Batam (Polibatam) Dr Uuf Brajawidagda.

Nizam menambahkan, Uniba harus inovatif, menyantuni masyarakat seperti yatim piatu, mahasiswa boleh bersuara (demokratis), ada komunikasi antara mahasiswa dan dosen, sehat sosial, sehat Iptek, kampus hijau, hemat listrik, hemat air, tak ada sampah, bersih, sehat makanan, bergotong royong dan berakhlak mulia. Kampus buat usaha. Jangan bergantung dengan banyaknya mahasiswa.

‘’Jangan lupakan, buat dan berikan sesuatu agar masyarakat merasa beruntung dengan adanya Uniba di Negeri Bunda Tanah Melayu ini,’’ papar Nizam.

Saat ini sebut Nizam, peralatan medis dan obat-obatan di tanah air sebagian besar diimpor dari negara luar. Kini masanya, dengan Sumber Daya Manusia (SDM) di Uniba dan Indonesia umumnya, kita ciptakan budaya cinta produk dalam negeri. Seperti telah dilakukan Korea Selatan (Korsel). Lewat semangat dan kerja sama, kita bisa mengejar, beriringan atau bahkan mengalahkan Tiongkok yang saat ini kekuatan ekonominya tertinggi di dunia.

BACA JUGA: 62 Mahasiswa S2 Ilmu Hukum dan Kenotariatan Ikut Yudisium di Uniba

Nizam berpesan agar Uniba dan kampus di Indonesia harus menghasilkan sarjana lebih banyak dan berkualitas dari negara maju lainnya. Bekerja sama dengan pemerintah, lembaga, perusahaan nasional atau internasional.

Mahasiswa saat masuk kampus perlu berpikir mau jadi apa nanti setelah lulus. Jangan ada lagi mahasiswa yang merasa tidak cocok dengan Program Studi (Prodi) yang dimasukinya. Banyak praktek saat kuliah, seperti di Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Ini perlu dilakukan mahasiswa, karena 80 persen alumnus tidak bekerja di bidang iptek-nya.

Ketua Kopertis Wilayah X Prof Dr Herry SE MBA memberikan apresiasi kepada Uniba yang terus melakukan peningkatan kualitas SDM dan lainnya.

Chabullah Wibisono menambahkan, sesuai arahan Prof Ir Nizam, Uniba telah membuat kemitraan dengan Pemkab/ Pemko se Kepri, Pemprov Kepri. (***)

Reporter: Suprizal Tanjung
Editor: Suprizal Tanjung