Nasional

Wabup Polisikan Bupati Bojonegoro, 2 Jurnalis Diperiksa sebagai Saksi

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dan wakilnya Budi Irawanto. (ISTIMEWA)

batampos.id – Kasus Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Budi Irawanto yang melaporkan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mulai didalami polisi.

Dua saksi telah diperiksa penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Bojonegoro. Keduanya berprofesi sebagai jurnalis. Yakni, Rahmat Bima Kusrianto (SuaraBojonegoro.com) dan Yusti Rubiantika (Kompas TV).

Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Fran Dalanta Kembaren menyatakan, mereka dipanggil sebagai saksi karena dianggap bisa memberikan petunjuk tentang perkara dugaan penghinaan atau pencemaran nama baik.

Sebab, keduanya berada dalam grup WhatsApp yang sama dengan bupati dan wakil bupati Bojonegoro. Grup itulah yang jadi sarana bupati menulis posting-an hingga berujung laporan polisi.

Menurut Fran, pemeriksaan itu berlangsung pada Jumat (24/9). Para saksi diperiksa secara terpisah. ”Baru dua saksi untuk sementara ini,” katanya kemarin. Fran menambahkan, pihaknya berencana memanggil saksi tambahan. Namun, dia enggan menjelaskan siapa saksi yang dimaksud. Pun dengan waktunya.

Wakil bupati bukanlah satu-satunya orang yang melaporkan bupati ke Polres Bojonegoro. Anak sulung Budi, Carrine Irawan Kumalasari, juga melakukan hal serupa. Dia mengadukan posting-an bupati. Fran membenarkan hal itu saat dikonfirmasi. Meski terdapat laporan dari dua orang yang berbeda, tahapan pendalaman tidak berbeda. ”Intinya kan sama saja,” ucapnya.

Alumnus Akpol 2009 tersebut menjelaskan, penyidik telah meminta keterangan dari keduanya. Sebagai tindak lanjut, pihaknya kini fokus mengumpulkan data lain dari saksi. ”Bertahap. Nanti, rencananya juga ada saksi ahli yang dilibatkan,” tuturnya.

Fran menuturkan, penanganan perkara itu sama dengan laporan lain. Dia memastikan penyidik akan bersikap profesional. Menjalankan tahapan sesuai prosedur. ”Tidak ada perbedaan,” ujarnya.

Menurut dia, semua orang berhak membuat laporan ke polisi. Laporan tersebut bakal diproses. ”Dipelajari materinya seperti apa untuk menentukan langkah selanjutnya,” imbuh polisi dengan tiga balok di pundak itu.

PDIP Jatim Panggil Wabup

PDIP dan PKB yang mengusung pasangan bupati-Wabup itu akhirnya ikut turun tangan. Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah menuturkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan bupati Bojonegoro terkait konflik tersebut. Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi diutus untuk mengatasi masalah itu. ”Kebetulan, beliau ada di dapil Bojonegoro,” terangnya.

Anik menyebutkan, perseteruan Anna dengan Budi Irwanto hanya masalah komunikasi. ”Bu Bupati punya kebiasaan jalan cepat. Mungkin ritme itulah yang belum bisa diimbangi wakilnya,” ungkapnya. Anik menambahkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pimpinan DPD PDIP Jatim. ”Dari pembicaraan itu, kami sepakat untuk menyelesaikan bersama,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi mengenai konflik yang melibatkan Wabup Bojonegoro, Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari hanya menjawab singkat. ”Senin (hari ini, Red) yang bersangkutan kami panggil,” katanya. Setelah pemanggilan, pihaknya bakal memberikan penjelasan ke publik. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim