Bintan-Pinang

Bobo, Pengendali Jaringan Narkoba dari Lapas Dihukum 15 Tahun Penjara

batampos.id– Pengendali peredaran narkotika jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Bobo, dihukum 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (28/9). Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut 18 tahun penjara.

BACA JUGA: Panik, Pengedar Buang Sabu Saat Mau Ditangkap Polisi

Dalam amar putusannya , Ketua Majelis Hakim Boy Syailendra menyatakan terdakwa terbukti bersalah melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual dan menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I bukan tanaman. Perbuatan terdakwa melanggar pasal 114 ayat 2 Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. “Menghukum terdakwa pidana 15 tahun penjara serta denda Rp 2 miliar subsider 3 bulan penjara,” kata hakim.

Menanggapi vonis hakim, terdakwa yang tengah menjalani hukuman di Lapas Tanjungpinang serta jaksa menyatakan pikir pikir selama satu pekan.

Sebelumnya diketahui, petugas BNN Kepri menangkap Novi Ariando (dituntut terpisah) di Tanjungpinang pada Agustus 2020 lalu. Saat penggeledahan di mobil pelaku, petugas menyita 5,84 gram sabu, 3 butir pil ekstasi serta 3,75 gram ganja. Kepada petugas, Novi mengaku diperintahkan oleh seorang narapidana yakni Bobo yang menjalani hukuman di Lapas. Atas informasi itu, petugas kemudian mengamankan Bobo di Lapas. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR
editor: tunggul