Kepri

Kepri Siap Menggelar Belajar Tatap Muka

Ansar Ahmad

batampos.id-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provnsi Kepri, Muhammad Dali mengatakan progres vaksin terhadap guru dan pelajar di Provinsi Kepri sudah diatas 60 persen. Menurutnya, vaksinasi menjadi salah satu parameter kesiapan Provinsi Kepri untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

BACA JUGA: 4 Oktober, Pelajar mulai Belajar di Sekolah

“Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada level 3. Kita juga sudah menyiapkan SE yang akan ditujukan ke sekolah-sekolah,” ujar Muhammad Dali, Selasa (28/9) di Tanjungpinang.

Ditegaskan Dali, Provinsi Kepri sudah siap untuk menggelar PTM terbatas ditengan pandemi Covid-19 ini. Dijelaskannya, untuk guru maupun pelajar yang terlibat dalam PTM itu nanti adalah diutamakan yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Selain itu tentunya, pelajar yang ikut dalam PTM sudah mendapatkan persetujuan dari orang tua.

“Untuk PTM tidak boleh lebih dari 50 persen dan menggunakan shif belajar (masuk bergiliran). Bagi orang tua yang keberatan, proses pembelajara tetap akan dilayani dengan Pembelajaran Jajak Jauh (PJJ),” jelas Muhammad Dali.

Lebih lanjut katanya, pihaknya tidak ingin ada kontroversi dalam penerapan kebijakan PTM terbatas ini. Maka dari itu, pilihan diberikan kepada orang tua. Ditegaskannya lagi, menyikapi persoalan ini, pihaknya sudah meminta sekolah untuk menyiapkan skema pembelajaran yang fleksibel. “Pada hari pertama nanti, pengawas-pengawas sekolah akan stanby di sekolah-sekolah yang menjadi tanggungjawab binaanya,” tegas Dali.

Ditambahkannya, untuk guru yang terlibat pada pembelajaran tatap muka nanti satu hari harus menjalani tes antigen. Disebutkannya, dari koordinasi dengan DInas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, masing-masing guru disarankan untuk mendapatkan layanan tersebut di Pusat Kesehatan (Puskesmas) terdekat.

“Selain itu kami juga meminta pihak sekolah untuk membentuk Gugus Tugas Sekolah dan Gugus Tugas Kelas dengan melibatkan Osis dan Pramuka,” tutup Muhammad Dali.

Belum lama ini, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri akan memastikan bahwa pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Provinsi Kepri akan berlangsung aman dan lancar. Bagi memastikan penerapan Protokol Kesehatan (Protkes), tes antigen akan dilakukan kepada seluruh guru sebelum dimulai proses PTM di Provinsi Kepri.

“Bahwa pelaksanaan tes antigen kepada seluruh guru-guru di tingkat SMA/SMK dan SMP yang melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka,” ujar Gubernur Ansar.

Menurut Gubernur, pihaknya akan dorong semua guru SMA,SMK ,SMP yang akan di buka telahpun di vaksin. Selain itu, ia juga akan meminta Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri melakukan tracing sebelum hari pelaksanaan PTM dengan melakukan tes Antigen kepada seluruh pihak sekolah. Tes antigen tersebut dilakukan guna memastikan pelaksanaan PTM di Kepri benar-benar aman. “Kita akan terus memastikan dari hulu ke hilir nya Aman, jika tidak kita tidak bisa memaksakan ,” jelas Ansar.

Ansar juga mengatakan pihaknya juga akan segera mengeluarkan Surat Edaran terkait pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Provinsi Kepri. Dijelaskannya, nanti didalam SE tersebut akan jelas bagaimana sistematika pelaksanaan PTM, syaratnya, satu kelas berapa orang, dan bagaimana teknis pelaksanaannya.

“Guna kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka PTM di Provinsi Kepri sesuai standar kesehatan guna terhindar dari penyebaran Covid-19,” tutupnya.(*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul