Internasional

Krisis BBM, 90 Persen SPBU di Inggris Tak Beroperasi

Ilustrasi salah satu SPBU di Inggris. Inggris mengalami krisis bbm sejak keluar dari Uni-Eropa (Brexit). ( F PA via BBC)

batampos.id – Inggris mengalami krisis energi Bahan Bakar Minyak (BBM). Akibatnya, hampir 90 persen SPBU di negara itu tidak beroperasi melayani kebutuhan para warga yang antri mengular.

BACA JUGA:
ILO, Inggris dan Indonesia Bangun Tenaga Kerja Maritim,Berketerampilan Tinggi dan Berdaya Saing Global

Sejak BBM langka Senin (27/9/2021), aksi masyarakat memborong kebutuhan pangan semakin memperdalam krisis pasokan di sana.

Krisis ini menjadi yang terburuk sejak lima tahun terakhir, karena diakibatkan kurangnya jumlah sopir truk pengangkut sejak Inggris menarik diri dari Uni Eropa (Brexit).

Dilansir dari BBC, Selasa (28/9/2021), kondisi kelangkaan BBM ini bisa mempengaruhi kenaikan harga dan pasokan kebutuhan pangan di Negeri Ratu Elizabeth itu. Apalagi ini menjelang Natal.

Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan jutaan poundsterling untuk mencegah kelangkaan makanan akibat naiknya harga gas alam dan produk turunannya, karbondioksida.

Sejumlah pejabat di Inggris telah berulangkali meminta warga supaya tidak panik memborong sejumlah barang pangan dan bbm. Namun antrian terus saja terjadi hingga membuat petugas SPBU di negara itu memilih menutup akses, karena memang BBM sudah dinyatakan kosong di sana. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak
Editor: Tunggul Manurung