Zetizen

Women in Tourism Indonesia – Dukung Perempuan di Sektor Pariwisata

Batampos.id – PARIWISATA menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar negara. Untuk itu, kita perlu sama-sama mengelola dan mendorong sektor pariwisata. Namun, sering kali hal itu jadi tantangan tersendiri bagi perempuan. Karena itu, terbentuklah sebuah organisasi yang bergerak untuk melestarikan dan mencapai kesetaraan gender dalam sektor pariwisata. Yuk, kenal lebih jauh sama Women in Tourism Indonesia.

AWARENESS: WTID berkolaborasi dengan Woman Creativepreneur 2019 yang diselenggarakan di Omah Dhuwur. Selain berbagi insight, event ini diramaikan dengan talk show, workshop, dan creative market.

’’Women in Tourism Indonesia (WTID) atau yayasan perempuan penggerak pariwisata memiliki visi mempromosikan kesetaraan gender yang sejalan dengan tujuan pembangunan pariwisata dan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya partisipasi perempuan di sektor pariwisata,’’ ujar Anindwitya Rizqi Monica, founder WTID. Organisasi yang dibentuk 14 September 2019 itu menjadi organisasi pertama yang membahas isu perempuan dan pariwisata, lho!

SUPPORT: WTID menjalankan program CSR, tanggung jawab perusahaan kepada sosial. CSR kali ini dilakukan untuk menunjang UMKM di Desa Wisata Pentingsari.

WTID punya segudang kegiatan menarik seperti WTIDRecognition, rubrik yang membahas pengalaman perempuan yang terlibat dalam industri pariwisata. Ada juga WTIDtalk, seri talk show yang diselenggarakan setiap tiga bulan dengan tema-tema menarik seputar gender di sektor pariwisata. ’’Salah satu program terbaru kami adalah WTIDcamp, pelatihan untuk mahasiswa jurusan pariwisata atau perhotelan yang akan diadakan Oktober 2021,’’ imbuhnya.

Meski baru berdiri, WTID sudah meraih beberapa prestasi. WTID pernah melakukan research yang dipublikasikan dengan judul ’’Entrepreneurial Learning from Female Tourism Entrepreneurs Through Covid-19 Pandemic in Yogyakarta’’. Mereka juga berasosiasi dengan organisasi internasional Equality in Tourism negara UK, Zimbabwe, Belgia, Kenya, Uganda, Italia, Prancis, dan masih banyak lagi!

GUMREGAH: WTID melakukan pendampingan sumber daya manusia di Desa Guli. Tujuannya, meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu, perajin kayu, dan karang taruna.

Memasuki tahun kedua, WTID ingin fokus memberdayakan generasi muda di bidang pariwisata dengan mengadakan #WTIDTalk seri 6. Kegiatan bertajuk Peran Generasi Muda dalam Pemberdayaan Responsif Gender di Sektor Pariwisata Indonesia itu akan digelar pada Sabtu (18/9).

 

foto-foto: women in tourism indonesia for zetizen

Narasumber muda profesional yang concern di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif turut hadir sebagai pemateri. Di antaranya, Angela Tanoesoedibjo (wakil menteri pariwisata dan ekonomi kreatif Kabinet Indonesia Maju), Sarah Sentoso (Putri Pariwisata Intelegensia 2020 & Miss Cultural Tourism 2020), Ni Made Gandhi Sanjiwani (chief business officer GODEVI), dan Paul W. Eka (founder Silaq Indonesia dan Marine Conservationist).

Event tersebut terbuka untuk umum melalui Zoom dan YouTube live. Kamu hanya perlu mendaftar pada website dan klik poster WTIDtalk 6. Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk tanya jawab langsung dengan narasumber yang luar biasa, ya. Kalau tertarik bergabung dengan organisasinya, kamu bisa pantau akun media sosial dan website WTID untuk informasi mengenai rekrutmen anggota. Yuk, bersama lestarikan pariwisata! (elv/c12/lai).

 

“Saatnya Mengembangkan Pariwisata”

Reporter : Sonia Novi
Editor : Agnes Dhamayanti

PENGEMBANGAN pariwisata diperlukan agar objek wisata lebih baik lagi dan menarik. Lalu apa saja yang mesti diperbaiki dari sebuah kawasan wisata? Apa yah pendapat mereka, yuk simak!

F. Dok Pribadi

Nuri Friska Sihombing
Politeknik Negeri Batam
@Nurifriska_

Pengembangan dunia pariwisata saat ini penting karena dapat meningkatkan perekonomian dan juga terbukanya peluang kerja. Namun dalam mengembangkan dunia pariwisata harus ada dukungan dari masyarakat salah satunya dengan tetap berperilaku sesuai 3M untuk wisata lebih aman, nyaman, sehat, dan berkelanjutan. (*)

 

F. Dok Pribadi

Nur Hafshah
SMAN 8 BATAM
@nrhfshhh

Kepariwisataan merupakan salah satu sektor yang dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan bagi suatu daerah. Apalagi seperti yang kita ketahui Batam memiliki potensi pariwisata. Terlihat dari banyaknya kunjungan turis asing ke Batam. Apalagi nanti akan ada jembatan antara Batam-Bintan. Semoga dunia pariwisata kembali bergairah. Karena dengan adanya pembangunan pariwisata akan mendorong dan mempercepat pertumbuhan ekonomi bagi daerah tersebut. (*)