Bintan-Pinang

542 Warga Kelurahan Teluk Sekuni, Tambelan Sudah Terima Vaksin Dosis Pertama

Pemerintah Kelurahan Teluk Sekuni bersama UPTD Puskesmas Tambelan dan TNI Polri melaksanakan vaksinasi dengan sistem jemput bola ke rumah warga di Kelurahan Teluk Sekuni, Kecamatan Tambelan, Rabu (29/9). F.kiriman UPTD Puskesmas Tambelan

batampos.id– Sebanyak 542 warga Kelurahan Teluk Sekuni, Kecamatan Tambelan, Bintan telah menjalani vaksinasi dosis pertama.”Pencapaian dosis pertama sudah 89 persen atau 542 warga Kelurahan Teluk Sekuni yang menerima vaksin dosis pertama dari target sasaran 611 warga,” kata Lurah Teluk Sekuni, Rama Agustian.

BACA JUGA:Percepat Vaksinasi, Batam Terima 60 Ribu Dosis Vaksin dari Singapura

Masih kata Rama, sedangkan pencapaian vaksinasi dosis kedua di Kelurahan Teluk Sekuni berkisar 75 persen atau 456 warga yang telah divaksin.

Rama mengatakan, pihaknya bersama Tim Vaksinator dari UPTD Puskesmas Tambelan dan TNI Polri akan terus mendorong warga Kelurahan Teluk Sekuni bisa mendapatkan vaksinasi baik dosis pertama dan kedua.

Bahkan, untuk merangsang warga agar mau divaksin, Rama mengatakan, pihaknya memberikan doorprize. “Kita berikan doorprize ke warga yang mau divaksin hari ini,” kata Rama melalui sambungan selular, Rabu (29/9).

Sementara Kepala UPTD Puskesmas Tambelan, Yuliansisti mengatakan, kegiatan vaksinasi jemput bola berlangsung lancar dengan menyuntikkan 122 dosis vaksin ke warga Kelurahan Teluk Sekuni.

Dia mengatakan, sampai hari ini pencapaian vaksin dosis pertama di Kelurahan Teluk Sekuni sudah sekira 89 persen, sedangkan dosis kedua sudah sekira 75 persen. “Kita akan terus berusaha pencapaian vaksinasi 100 persen di Kelurahan Teluk Sekuni,” katanya.

Kapolsek Tambelan Iptu Epi Erianto mengatakan, pihak kepolisian bersama unsur pimpinan kecamatan terus mendukung program vaksinasi dalam upaya mencegah penyebaran covid-19.

“Kita akan terus berikan pemahaman ke warga lewat bhabinkamtibmas agar paham manfaat vaksin dan tidak terpengaruh berita-berita hoaks terkait vaksin,” katanya. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul