Bintan-Pinang

FKPPI Kepri Ajak Generasi Muda Nonton Film G 30 S PKI

Rio Rizanaldy

batampos.id– Forum Komunikasi Putra Putri dan Purnawirawan TNI-POLRI (FKPPI) Kepri mengajak generasi muda untuk ikut nonton bareng dari rumah masing-masing pemutaran film pengkhianatan G 30 S PKI yang disiarkan di televisi nasional. Seruan nonton bareng itu dalam rangka membangkitkan jiwa nasionalisme pada generasi penerus serta membentengi dengan keimanan dari paham Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dikhawatirkan bisa menyusup.

BACA JUGA: Tjahjo Kumolo Imbau ASN Tak Terlibat PKI, HTI, dan FPI

Wakil Sekretaris Pengurus Daerah (PD) XXXI Keluarga Besar (KB) Forum Komunikasi Putra Putri dan Purnawirawan TNI-POLRI (FKPPI) Kepri, Rio Rizanaldy menjelaskan sekitar 56 tahun lalu Indonesia pernah diperangi oleh PKI sehingga bentuk sosial yang dapat dilakukan untuk mengenang jasa pejuang yang gugur yaitu dengan nonton bareng dari rumah masing-masing. “Kami mengajak generasi muda Kepri untuk nonton bareng, mungkin disiarkan di televisi nasional, TVRI, TV ONE dan lainnya,” kata Rio, Rabu (29/9).

Dijelaskan Rio, tujuannya mengajak untuk nonton bareng itu agar generasi muda di Kepri bisa membentengi diri, menanamkan wawasan kebangsaan, serta memantapkan jiwa nasionalisme, tidak cukup sekedar diucapkan melainkan harus dihayati dan diamalkan untuk menjaga persatuan NKRI.

“Ini sangat penting, karena generasi muda saat ini saya padang tidak semuanya memahami konteks pancasila dan wawasan kebangsaan yang seharusnya bisa ditanamkan di tempatnya belajar,” ujar Rio.

Menurutnya peranan orang tua dan guru di sekolah juga berperan penting dalam penanaman nilai pancasila dan wawasan kebangsaan karena, kondisi saat ini sangat miris apabila dibiarkan nilai-nilai itu akan semakin terpuruk. Akan lebih buruk, PKI itu bisa saja timbul dan menjadi menjadi nyata di tengah-tengah masyarakat.

“Melalui nonton bareng yang sudah dilakukan sejak beberapa tahun belakang bisa menumbuhkan kembali nilai pancasila dan wawasan kebangsaan,” terangnya. Kemudian, setelah nonton bareng, lanjut Rio perlu dilakukan evaluasi oleh orang tua dan guru. Menurutnya banyak yang nonton tapi pelajaran dalam film itu tidak terserap dengan baik, sebagian hanya melepas penasaran terhadap film pengkhianatan itu saja.

Wakil Sekretaris FKPPI Kepri menegaskan pihaknya mewakili seluruh jajaran pengurus mengimbau kepada masyarakat dan generasi muda untuk meluangkan waktu sekitar 4 Jam untuk menyaksikan pemutaran film bersejarah itu. “Dengan begitu kita bisa membentuk kembali karakter generasi penerus bangsa untuk mempertahankan pancasila dan NKRI,” tuturnya. (*)

 

Reporter : Peru Irawan
editor: tunggul