Natuna

Diduga Selewengkan Dana Desa, Mantan Kades Kelanga Ditahan Satreskrim Polres Natuna

Wakapolres Natuna Kompol Ferri Afrizon memberi keterangan soal penangkapan mantan kades

batampos.id- Diduga menggelapkan dana desa ratusan juta, mantan Kepala Desa di Natuna diamankan Polres Natuna. Adapun dana desa yang diselewengkan senilai Rp 232 juta, tahun anggaran 2016. Dimana saat itu, tersangka bersama bendahara desa melakukan pencairan dana desa tanpa pengajuan dari pihak pelaksana kegiatan.

BACA JUGA: Terbukti Korupsi Dana Desa, Budi Kurniawan  Dihukum 4 Tahun Penjara

“M bersama satu orang rekannya inisal H dulunya menjabat sebagai bendahara Desa Kelanga telah ditetapkan sebagai tersangka pada 16 September 2021 lalu,” ujar Wakapolres Natuna Kompol Ferri Afrizon di dampingi Kasat Reskrim Iptu Ikhtiar Nazara dan Kanit 1 Tipikor Ipda Wira Pratama, Rabu (29/9) di Mapolres Natuna.

Saat ditangkap, M yang merupakan mantan Kepala Desa itu ternyata saat ini tengah menjabat sebagai Wakil Ketua BPD. M diduga melakukan penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp232 juta. Uang tersebut diselewengkan dari 6 kegiatan fiktif.

Kegiatan tersebut diantaranya ialah Pembangunan MDA, Pembinaan kesehatan masyarakat, Peningkatan kapasitas masyarakat, Pelestarian lingkungan hidup, Perjalanan dinas kepala desa dan Kegiatan turnamen.

“Terhadap kegiatan tersebut kepala desa memerintahkan bendahara desa untuk mencairkan anggaran kegiatan tanpa adanya pengajuan dari pelaksana kegiatan, kemudian kepala desa juga memerintahkan bendahara desa untuk membuat pertanggung jawaban terhadap kegiatan tersebut secara fiktif,” Papar Wakapolres Natuna.

Lebih lanjut Kasat Reskrim Polres Natuna, Iptu Ikhtiar Nazara mengatakan, berkas perkara tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Natuna. “Tersangka disangkakan pasal 2 dan pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,” Tutup Kasat Reskrim. (*)

Reporter: Sholeh
editor: tunggul