Bintan-Pinang

Rusmanto, Warga Toapaya Meninggal Usai Kecelakaan Tunggal di Teluk Sebong

Anggota Kepolisian dari Unit Laka Satlantas Polres Bintan melakukan olah TKP kecelakaan tunggal di jalan Tanjunguban-Tanjungpinang lama, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Rabu (29/9). F.kiriman Unit Laka Satlantas Polres Bintan

batampos.id– Seorang warga Desa Toapaya, Rusmanto, 45 meninggal dunia setelah sempat dirawat akibat kecelakaan tunggal di jalan raya Tanjunguban-Tanjungpinang lama, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Rabu (29/9).

BACA JUGA: Cegah Terjadinya Kecelakaan, Petugas Damkar Tanjunguban Bersihkan Ceceran Pasir di Jalan

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Kartijo melalui Kanit Laka Aiptu J.M Sirait mengatakan, korban mengalami kecelakaan tunggal. Ketika itu, sepeda motor Yamaha Vixion BP 4579 CB yang dikendarai korban melaju dari arah Kampung Penghijauan menuju ke Simpang Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong.

Namun, ketika melewati jalan tikungan ke arah kiri, korban diduga kehilangan konsentrasi. “Diduga korban hilang kendali,” menurutnya. Lalu, korban dan sepeda motornya terjatuh dan tergeletak di jalan. Dari kepalanya keluar darah.

Setelah kejadian, warga sempat menolong korban. Lalu, korban dilarikan ke rumah sakit di Kijang. Sementara anggota Kepolisian dari Unit Laka Satlantas Polres Bintan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.

Dia mengatakan, korban mengalami luka robek di pelipis sebelah kanan dan luka lecet pada kaki sebelah kiri akibat kecelakaan ini. “Korban juga mengalami patah tulang tangan sebelah kiri,” tambahnya.

Sementara sepeda motor korban mengalami rusak di tangki sebelah kanan dan calar pada bodi sebelah kanan. “Tangki kanan kemek, bodi sebelah kanan calar,” katanya.

Setelah sempat dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Bintan di Kijang, dia mengatakan, korban meninggal dunia, Kamis (30/9) dini hari. “Korban meninggal di rumah sakit, Kijang,” katanya.

Dia mengimbau ke masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara dan melengkapi keselamatan dalam berkendara seperti helm. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul