Nasional

Sabam Sirait, Salah Satu Pendiri PDIP Meninggal Dunia

Salah satu pendiri Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sabam Sirait (kiri duduk) semasa hidupnya. (Dok Jawa Pos)

batampos.id – Salah satu pendiri Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sabam Sirait, meninggal dunia pada Rabu (29/9) sekitar pukul 22.37 WIB. Sabam Sirait meninggal di rumah sakit (RS) di kawasan Karawaci, Tangerang.

Saat dikonfirmasi, politikus PDIP yang juga menantu dari Sabam Sirait, Putra Nababan mengatakan, mertuanya tersebut meninggal dunia pada usia 85 tahun.

”Telah berpulang ke rumah Bapa di Surga, Bapak Sabam Sirait, Ompung Marsahala Doli pada usia 85 tahun pukul 22.37 WIB di RS Siloam Karawaci,” ujar Putra kepada wartawan, Kamis (30/9).

Anggota Komisi X DPR itu menuturkan, mertuannya tersebut sudah dua bulan menjalani perawatan di salah satu RS kawasan Karawaci, Tangerang dengan menderita sakit paru-paru.  ”Sudah dua bulan dirawat. Sakit paru-paru kronis non-covid,” tutur Putra.

Diketahui, Sabam Sirait lahir di Tanjungbalai, Sumatera Utara, pada 13 Oktober 1936. Sabam mulai aktif di dunia politik sejak medio 1960-an.

Dia sempat menjadi pejabat Sekretaris Jenderal Partai Kristen Indonesia (Parkindo) periode 1963–1967 dan resmi menjadi sekjen pada 1967–1973. Pada 10 Januari 1973, Sabam ikut mendirikan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan menjadi sekjen partai tersebut selama tiga periode dari 1973 hingga 1986.

Setelah itu, Sabam mendirikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada September 1998. Dia lantas menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP pada 1998–2008.

Sebelum meninggal dunia, Sabam masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2019–2024. Sabam Sirait juga telah mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputra Utama. (*)

Sumber : JP Group
Editor : Jamil Qasim