Metropolis

Satu Data Big Box Telkom Group Permudah Pemda Mencari Data Penting

GM Telkom Witel Riau Kepulauan, Subhan bersama perseta workshop Satu Data Indonesia antara Telkom dengan Diskominfo dan Bappeda Kota Batam, foto bersama di Hotel Harris Batam Center, Rabu (29/9). (Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos.id – Telkom menggelar workshop tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) satu data Indonesia dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Batam di Hotel Harris Batam Center, Rabu (29/9).

Diskusi ini membahas tentang agenda Laporan Satu Data Pemko Batam dengan Telkom untuk memberikan inshigt data masing-masing OPD yang masih manual menjadi satu metadata dan standart data yang sama, saling mengintegrasikan seluruh data pada satu platform yang sama dipaparkan oleh Prita Normanita sebagai Account Manager Big Box Telkom Group.

”Big data atau satu data ini awalnya dari Pak Presiden yang merupakan upaya negara satukan integrasi seluruh data di satu platform,” kata General Manager (GM) Telkom Batam, Subhan.
Mengenai big data ini, tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39/2019 tentang satu data Indonesia.

”Bayangan dimana selama ini data-data tersebar di banyak tempat, dan kini menjadi satu. Untuk pemerintah, tentu akan memudahkan pekerjaan, terutama ketika mengambil keputusan dan juga terkait dengan keterbukaan informasi publik,” terang Agus Sebagai Manager Goverment Telkom Batam.

Telkom mendapat amanah dari kementerian BUMN untuk berkolaborasi dengan seluruh pemerintah daerah termasuk Pemko Batam.

”Mengapa hal ini diperlukan. Karena misalnya ketika ada bantuan sosial (bansos), data kependudukan itu bisa kemungkinan dari berbagai versi. Sebabnya karena masing-masing dinas memiliki platform yang berbeda. Jadi, hasil data itu biasanya tidak sama,” ungkapnya.

GM Telkom Witel Riau Kepulauan, Subhan (kanan) di acara workshop Satu Data Indonesia antara Telkom dengan Diskominfo dan Bappeda Kota Batam, di Hotel Harris Batam Center, Rabu (29/9). (Cecep Mulyana/Batam Pos)

Telkom membantu menyediakan satu platform yang memudahkan pengintegrasian data, dimana ketika masing-masing dinas terkait mengambil data terkait kependudukan atau yang lainnya, tinggal menggunakan platform tersebut.
”Platform ini penting, secara aktif Telkom mengambil peran disana. Jadi, tinggal dipakai bareng, sehingga manfaat baiknya akan dirasakan,” ucap Subhan.

Agar bisa berjalan lancar, komitmen antara pemda dan Telkom diperlukan. ”Karena masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) ini buat platform sendiri-sendiri. Jadi ini semua harus disatukan dan itu butuh komitmen,” jelasnya.

Dalam workshop ini, Telkom mencoba mengukur kenyamanan dari pemda dalam mencoba platform satu data ini. Selain itu, Telkom juga menerima masukan dari pemangku kepentingan terkait, demi pengembangan platform tersebut.

Subhan menyatakan bahwa integrasi data akan membuat pelayanan berjalan semakin ringkas dan cepat. ”Tidak ada lagi rekon data yang membuat lama proses pelayanan. Efisiensi waktu bisa ditekan sehingga lebih cepat,” ujarnya.

John sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi & informasi mengharapkan platform ini bisa membantu kinerja Diskominfo mengumpulkan data OPD dengan mudah terintegrasi.

Ditambahkan Tri sebagai perwakilan dari Bapelitbang agar platform ini dapat memberikan insight indikator kinerja yang dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan pemerintah Kota Batam. (*)

Reporter : RIFKI SETIAWAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO