Nasional

HMR: Saya Butuh Ulama Membangun Batam

Dari Pengukuhan, Rakerda dan Webinar Nasional MUI Kota Batam

Wali Kota Batam H Muhammad Rudi foto bersama usai pengukuhan Pimpinan MUI Kota Batam di Aula PIH Kota Batam, Sabtu 3/10). (Dokumen MUI Batam)

batampos.id – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam periode 2021-2026, resmi dikukuhkan di Aula PIH Batam Centre, Sabtu (02/10/2021). Di acara pengukuhan tersebut juga disejalankan dengan silaturahmi dengan Walikota dan wakil walikota Batam dan tokoh masyarakat Islam Kota Batam.

Selanjut juga digelar rapat kerja dan Webinar nasional dengan tema Implementasi Pengurusan Sertifikat Halal Berdasrkan UU No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dengan menghadirkan pembicara K.H. Muhammad Cholil Navis, Lc, MA., Ph.D (Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat) dan Dr. H. Mastuki, M.Ag (Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama RI.

Ketua Panitia Pengukuhan, Rapat Kerja Daerah MUI Kota Batam dan Webinar Nasional, Muhammad Zaenuddin mengatakan sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

Ketua Umum MUI Kota Batam, KH Luqman Rifa’i dalam sambutannya usai pengukuhan menyebutkan setidaknya ada tiga tanggung jawab yang harus dijalanka MUI, yakni himayatuddin (menjaga dan memelihara agama), himayatul ummah (kedua menjaga dan memelihara umat), dan himayatud daulah (menjaga dan memelihara kebangsaan/negara).

Untuk itu, katanya, hubungan ulama dengan pemerintah harus menjadi teman baik. Teman baik yang dimaksud adalah memberikan dukungan atas kebijakan pemerintah yang positif dan sebaliknya memberi teguran jika kebijakannya tidak baik.

“Jadi ulama itu pada dasarnya adalah teman baik pemerintah. Bukan atasan dan bukan juga bawahan. Teman baik adalah mampu menegur saat ada yang salah dan wajib mendukung jika itu positif,” ujar KH Luqman Rifa’i.

Sehingga katanya, dalam perjalanannya, MUI yang dipimpin akan menjadi teman baik bagi pemerintah dan akan bersinergi untuk mendukung dan mewujudkan berbagai program positif yang saat ini telah berjalan.

Diakui Luqman, ulama selain harus mampu menjaga mental dan spritual umat juga harus mampu menjaga dan mamastikan ajaran Islam berjalan dengan baik dan benar di tengah masyarakat.

Prosesi pengukuhan Pimpinan MUI Kota Batam di Aula PIH Kota Batam, Sabtu 3/10). (Dokumen MUI Batam)

Dikatakannya, Batam yang telah dicanangkan sebagai Bandar Dunia Madani dan Modern sesuai dengan visi Batam. Kini, Batam intens melakukan pembangunan di bawah kepemimpinan Rudi.

“Maka mewujudkan bandar dunia madani, termasuk ada di pundak kita. Label Kota Batam sebagai bandar dunia madani, memiliki nilai-nilai luhur yang harus selalu dipelihara dan diwujudkan,” ungkapnya.

sementara itu Wali Kota Batam Batam H Muhammad Rudi (HMR) yang hadir bersama Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad menyebutkan, peran ulama dan cendikiawan muslim sangat penting untuk membangun Batam ke depan.

HMR menyakini jika semua pemuka agama turut memberikan andil, maka pembangunan Batam akan semakin mudah untuk dilakukan.

“Saya butuh ulama membangun Batam. Jika ulama dan pemerintah bersinergi semua akan pembangunan akan mudah diselesaikan. Sukses buat MUI yang akan rapat kerja hari ini,” ucapnya.

Lanjut HMR, kehidupan intra dan antar umat beragama merupakan modal yang besar mempertahankan ketentraman yang kini sudah ada dan satu sisi menjadi daya dukung pembangunan di Batam. “Mudah-mudahan masuk dalam raker, poin untuk tetap menjaga komunikasi pemerintah dan MUI,” harap dia.

HMR melanjutkan, kini pihaknya terus membangun Batam. Dari pengembangan pelabuhan, bandara hingga pusat kesehatan yang berstandar internasional, hingga peningkatan jalan.

Selain itu, ia kembali mengingatkan pembangunan masjid baik Masjid Agung Batam, Masjid di dekat Bandara Hang Nadim, hingga Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.

“Kami fokus membangun ini semua dan saya titip soal keagamaan, bantulah pemerintah untuk menjaga umat,” ucap dia.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran website resmi milik MUI Kota Batam dengan Link https://muibatam.or.id.

Sementara,saat rapat kerja terungkap sejumlah program kerja MUI Batam untuk lima tahun ke depan, di antaranya, mewujudkan gedung permanen MUI Kota Batam, Pembuatan buku pedoman ibadah Ramadhan, pembuatan buku pedoman pembinaan muallaf, membukukan semua fatwa MUI Batam sejak MUI Batam berdiri, mendirikan wadah MUI Batam entrepreneurship, dan mewujudkan kawasan wisata halal serta sejumlah program kerja andalan lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPR RI/Ketua LAM Batam Dato H Nyat Kadir, Wakil ketua I DPRD Batam Bapak Muhammad Kamaludin, Asisten III administrasi dan Umum Pemko Batam Hariman HK, Ketua Umum MUI Provinsi Kepri KH. Bambang Maryono, Kadis Sosial Kota Batam Hj Hasyimah Nyat Kadir, Forkopimda dan sejumlah undangan lain dari tokoh masyarakat Islam. (*)

Editor: Jamil Qasim