Bintan-Pinang

Puluhan Pelaku UMKM di Bintan Dapat Sertifikat Halal

Asisten Bupati Bintan, Supriyono bersama Kakanwil Kemenag Kepri, Mahbub Daryanto menyerahkan secara simbolis sertifikat halal ke pelaku UMKM di aula Kampus STAIN SAR di Toapaya, Senin (4/10). F.Slamet Nofasusanto

batampos.id- Puluhan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Bintan mengajukan permohonan sertifikat halal gratis. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepri, Mahbub Daryanto mengatakan, terdapat 75 pelaku UMKM di Bintan yang mengajukan permohonan sertifikat halal, akan tetapi hanya 74 pelaku UMKM yang lolos.

BACA JUGA: Tingkatkan Ekspor Produk Halal, IHW Apresiasi Hasil Kinerja Wapres Ma’ruf Amin

“Ada 1 pelaku UMKM yang tidak lolos uji lab, mungkin karena ada zat yang tidak baik,” ungkap Mahbub usai menyerahkan sertifikat halal bagi pelaku UMKM yang difasilitasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag di aula Kampus STAIN SAR di Toapaya, Senin (4/10).

Dikatakan Mahbub, sekarang sertifikat halal dikeluarkan oleh BPJPH Kemenag yang berlaku selama 4 tahun.

“Majelis Ulama Indonesia (MUI) hanya mengeluarkan fatwa saja, halal atau tidak,” kata Mahbub. Mahbub mengatakan, pemerintah akan terus membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal sesuai amanah Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014.

“Untuk pelaku UMKM mendapatkan layanan gratis untuk mendapatkan sertifikat halal,” kata Mahbub. Mahbub berharap, setelah adanya sertifikat halal, pelaku UMKM diharapkan mampu bersaing di pasar global.

“Seperti contohnya kalau mau ekspor ke Malaysia, itu harus ada sertifikat halal,” ujarnya. Seorang pelaku UMKM di Bintan, Jumiatun mengatakan, senang karena usaha produksi kerupuk ikan tamban miliknya telah bersertifikat halal.

Diungkapkan Jumiatun juga bahwa selama ini pelaku usaha harus mengeluarkan biaya sekira Rp 2,5 juta untuk mendapatkan sertifikat halal. “Alhamdulillah sekarang gratis,” kata Jumiatun.

Menurut Juniatun, sertifikat halal sangat penting dalam menunjang sebuah usaha. Dengan adanya sertifikat halal, Jumiatun berharap usahanya makin maju dan menembus pasar secara luas. (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul