Metropolis

Kurnia Fensury Lanjutkan Tuntuntan Perdata

Nasrul, Kuasa Hukum Kurnia Fensury

batampos.id– Kuasa Hukum Kurnia Fensury akan menindaklanjuti hasil tindak lanjut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap oknum di Bank CIMB Niaga ke Pengadilan. Nasrul, Kuasa Hukum Kurnia Fensury mengatakan bahwa pihaknya telah melewati waktu 20 hari dalam menindaklanjuti laporan yang dilayangkannya ke OJK melalui OJK Kepri.

BACA JUGA: Kuasa Hukum Tjong Alex Leo Fensury, Suhadi Minta Kasus Pemalsuan Surat di Polda Sumut jadi Atensi Mabes Polri

Dijelaskannya, dari hasil tindaklanjut OJK tersebut, Bank CIMB Niaga membantah bahwa telah melakukan kesalahan dalam pelaksanaan Cassie terhadap kliennya. “Di dalam surat balasan tersebut, Bank CIMB Niaga menolak bahwa pihaknya melakukan kesalahan dalam pelaksanaan Cassie. Dengan itu OJK memberi kami waktu 10 hari untuk menerima tanggapan Bank CIMB Niaga atau menolak. Kami menolak,” kata Nasrul, Senin (04/9/2021).

Selanjutnya setelah menolak tanggapan dari Bank CIMB Niaga itu, OJK kembali menawarkan tindak lanjut ke Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS). Jika menolak, pihak pelapor bisa menindaklanjuti melalui Pengadilan.

“Dengan itu kami mengambil langkah tegas untuk menindaklanjuti ke Pengadilan melalui Perdata. Hal ini akan kami lakukan setelah proses Pidana yang sedang berjalan selesai,” ujarnya.

Dalam permasalahan ini, dirinya sangat menyayangkan oknum di Bank CIMB Niaga menyerahkan sertifikat rumah kepada Wahyudi pada saat dilaksanakannya Cassie dihadapan notaris, tanpa sepengetahuan Kurnia Fensury selaku pemilik rumah.

“Sangat disayangkan pengalihan hak tagih atau piutang senilai Rp 91 juta, yang di bayar oleh Wahyudi Rp 75 juta ke CIMB Niaga, seharusnya pihak CIMB Niaga tidak menyerahkan sertifikat seharga Rp 700 juta kepada Wahyudi. Disini jelas ada permainan oknum Bank CIMB Niaga dan membuat klien saya yang merupakan pemilik atas sertifikat rumah tersebut mendapatkan kerugian. Saya harapkan pemeriksaan dapat dikembangkan kepada oknum Bank CIMB Niaga dan semua pihak yang turut terlibat,” tegas Nasrul. (*)

 

Reporter : Eggi Idriansyah
editor: tunggul