Metropolis

Niat Kerja di Batam, Edi Susanto Malah Ditipu, Butuh Tiket Pulang ke- Solo

Edi Susanto

batampos.id– Nasib apes dialami Edi Susanto, 55, pria asal Solo Jawa Tengah ini. Niat hati ingin bekerja, ia malah ditipu temannya sendiri. Alhasil, selama di Batam hidupnya terkatung-katung tanpa arah dan tujuan. Bahkan ia harus tidur di emperan teras toko. Di temui di Mapolsek Sekupang, ia mengaku sudah dua pekan berada di Batam.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Berkedok Arisan Daring

“Saya juga bingung mau ngapai pak, saya pendatang di Batam. Teman satu kampung saya kemarin nelpon suruh ke Batam ada kerjaan, tapi saya sudah sampai Batam malahan dia gak bisa dihubungi,” ujar Edi di Mapolsek Sekupang, Senin (4/10).

Edi terlihat lesuh, pakaian yang ia kenakan tampak kusut dan kotor. Kemana-mana ia selalu menteng tas ranselnya. Diakuinya sampai saat ini Edi masih menunggu kabar dari teman yang menjanjikan ia pekerjaan.

“Saya sudah dijanjikan kerja bangunan sama teman saya ini, teman se kampung di Solo. Dia yang bilang saya datang saja ke Batam, disini ada kerjaan sama saya. Tapi dia kok mala begini, saya sampai di Batam dia gak bisa dihubungi,” ungkap Edi.

Edi mengaku terdorong merantau mencari pekerjaan di Batam lantaran dikampung halaman susah mencari pekerjaan. Namun bukannya pekerjaan yang didapat ia malah tekatung-katung tanpa arah tujuan. “Dorongan ekonomi pula lah saya sampai datang merantau ke Batam,” sesalnya.

Warga Desa Karto Suryo, Solo itu mengaku hanyalah seorang pekerja serabutan. Bahkan untuk dapat berangkat ke Batam, Edi harus meminjam uang saudaranya. “Gak nyangka juga, teman saya setega ini,” ucap Edi.

Di Mapolsek Sekupang, Edi berharap ada dermawan yang dapat membantunya untuk dapat kembali pulang ke Solo. “Kalau ada yang bantu saya sangat berterimakasih sekali. Sebelum kesini saya sudah ke dinsos juga. Sudah gak kuat lagi pak, saya pengen pulang ke Solo,” ucapnya. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra
editor: tunggul