Metropolis

Disperindag Getol Razia Pelangsir Premium dan Solar

 

batampos.id – Sebanyak 12 kendaraan bermotor terdiri dari mobil dan sepeda motor kembali diamankan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Rabu (6/10). Kendaraan bermotor itu diduga digunakan untuk melangsir Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, kendaraan bermotor yang diamankan itu sedang antre di SPBU kawasan Tanjungriau, Sekupang, Rabu (6/10) pagi. Saat itu, ada belasaan kendaraan bermotor yang diduga sebagai pelangsir yang tengah antre.

Bagian dalam kendaraan yang dimodifikasi.

”Kami berhasil mengamankan enam mobil dan enam motor, selebihnya kabur. Sempat ribut tadi (kemarin), karena pemilik tak mau kendaraan mereka diamankan,” terang Gustian.

Dikatakan Gustian, enam mobil yang diamankan, dua di antaranya telah dimodifikasi agar bisa mengisi BBM dalam jumlah banyak. Sedangkan empat lainnya, terdapat jeriken dan belasan botol bekas minuman mineral.

”Kalau sepeda motor yang diamankan itu motor jenis Suzuki Thunder semua, diduga mereka sering bolak-balik ke SPBU untuk membeli premium.”

Menurut dia, dua mobil yang diamankan akan ditindaklanjuti untuk diproses hukum. Sedangkan lainnya, akan diselidiki sejauh mana peran mereka membeli premium.

”Yang pasti, dua mobil yang dimofikasi akan diproses hukum.”

Pihaknya akan terus melakukan pergerakan untuk memberi efek jera para pelangsir. Sebab, karena ulah mereka, banyak dari masyarakat menengah ke bawah yang kesulitan mendapat BBM premium dan solar.

”Ini akan jadi agenda rutin kami, untuk besok (hari ini, red) ada target di beberapa SPBU lagi,” imbuhnya.

Beberapa waktu sebelumnya, tim dari Disperindag Batam juga sudah mengamankan kendaraan pelangsir BBM. Termasuk, beberapa unit motor Thunder yang diamankan di UPT Kantor Disperindag di Batam Center.

Disinggung adanya informasi bahwa mulai tanggal 11 Oktober, SPBU di Batam tak lagi menyediakan premium, Gustian membantah. Menurutnya, tak ada dasar bagi Pertamina tak menyalurkan premium ke SPBU-SPBU.

”Apa dasarnya untuk tidak menyediakan. Premium ini BBM penugasan khusus, yang ada aturannya. Kuota pun ditentukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jadi, Informasi itu tidak benar,” tegas dia.

Dihubungi terpisah terkait distribusi premium di Batam, Sales Branch Manager PT Pertamina Kepri, William Handoko, mengatakan akan memberi penjelasan lebih lengkap pada Kamis (7/10) ini.

”Besok (hari ini) ya,” katanya singkat. (*)

 

 

Reporter : Yashinta
Editor : RATNA IRTATIK