Nasional

KPK Jebloskan Eks Wali Kota Tanjungbalai Syahrial ke Rutan Medan

Mantan Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Syahrial dijelodkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Syahrial ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan. Dia akan menjalani hukuman pidana dua tahun penjara dalam kasus dugaan suap penanganan perkara Kota Tanjungbalai.

“Jaksa eksekusi Leo Sukoto Manalu 6/10/2021 telah melaksanakan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Medan Nomor: 46/Pid.Sus-TPK/2021/PN. Mdn tanggal 20 September 2021 yang telah berkekuatan hukum tetap atas nama terpidana Muhammad Syahrial dengan cara memasukkannya ke Rumah Tahanan Negara Kelas I Medan untuk menjalani pidana penjara dua tahun dikurangi selama berada dalam tahanan,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (7/10).

Syahrial juga dijatuhkan hukuman pidana denda Rp 100 juta, subsider empat bulan kurungan.

“Dibebankan juga penjatuhan pidana denda sebesar Rp 100 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan,” papar Ali.

Dalam perkaranya, Syahrial terbukti memberikan suap sebesar Rp 1,695 miliar kepada Robin dan Maskur Husain. Syahrial tak ingin penyelidikan dugaan kasus jual beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai naik ke tahap penyidikan karena ia akan mengikuti pemilihan Wali Kota Tanjungbalai periode 2021-2026.

Syahrial terbukti melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 UU No. 20 sebagaimana yang telah diubah dan ditambah UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim