Nasional

Layar Sumbang Satu Emas dan Satu Perak

Dua bersaudara atlet layar Kepri Ahmad Zainuddin (tiga dari kiri) dan Rahmad Zairi bersama Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS, dan Sekretaris Umum, Abdul Razak, usai penyerahan medali di Pantai Hamadi, Jayapura, Rabu (6/10). (Ryan Agung/Batam Pos)

batampos.id – Kepri berhasil merebut satu medali emas dan satu medali perak dari cabang olahraga (cabor) layar di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Dua medali ini diraih Kepri di dua nomor berbeda.

Ini adalah emas pertama bagi Kepri di ajang PON XX Papua. Medali emas dipersembahkan Ahmad Zainuddin di nomor Laser Standart. Sedangkan medali perak dipersembahkan Rahmat Zairi dari nomor optimist putra.

Dari nomor Laser Standart, medali perak direbut oleh Sujarmiko Siswanro dari Jawa Barat (Jabar), sementara medali perunggu diraih Robi Muhammad Hakim dari kontingen Jawa Timur. Adapun di nomor optimist putra, medali emas diraih oleh atlet layar Papua, M Fasya Aldiansyah, sedangkan perunggu disabet Regi Rio Valdo dari Kalimantan Timur (Kaltim).

Dengan raihan ini Kepri kini mencatatkan satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Dalam klasemen sementara Kepri menduduki peringkat ke 25 nasional.

Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS, mengaku senang atas raihan cabor layar. “Selamat pada atlet layar yang berhasil menyumbangkan medali emas dan perak untuk kontingen Kepri. “Ini menjadi kegembiraan bagi kami yang berada di Papua,” serunya.

Usep mengatakan, layar Kepri masih punya peluang untuk menambah koleksi medali. “Kamis (hari ini, red) layar masih akan berlaga di nomor maraton,” tuturnya.
“Nomor ini punya kans untuk menambah pundi-pundi emas,” tegasnya.

Senada, kegembiraan juga diungkap Sekretaris Umum KONI Kepri, Abdul Razak. Menurutnya, ini pertama kali dua bersaudara menyumbangkan medali bagi Kepri. “Ahmad Zainuddin dan Rahmad Zaidi adalah dua bersaudara penyumbang medali emas dan perak pertama Kepri,” ungkapnya.

Peraih emas Kepri, Ahmad Zainuddin mengaku bahagia bisa menyumbangkan medali emas bagi Kepri. Ia berharap Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mau menepati janjinya untuk mengangkatnya sebagai honorer Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri. “Saya bahagia dan berharap bisa menjadi pegawai di Pemprov Kepri,” harapnya.

Medali emas yang diraihnya di PON XX Papua adalah pertama diraihnya sepanjang keikutsertaannya di olahraga layar. Sebelumnya di PON Jabar Ahmad Zainuddin hanya menyumbangkan perunggu.

Sementara itu, sang adik, peraih medali perak juga mengungkapkan kegembiraannya karena mampu mempersembahkan medali bagi Kepri. Siswa SMKN 7 Batam ini mengatakan bahwa PON XX Papua 2021 adalah yang pertama kali diikutinya.

“Papua, Kaltim, dan Jawa Barat adalah lawan terkuat yang harus dihadapi selama kompetisi,” ujarnya. “PON XXI Aceh-Sumut 2024 harus bisa meraih emas,” janjinya.

Sedangkan pelatih layar Kepri, Weng Samsi, mengatakan bahwa target yang dibebankan kepadanya setengahnya sudah tercapai. “Target kali ini adalah dua emas dan dua perak,” urainya.

“Dengan raihan Ahmad Zainuddin dan Rahmad Zairi, berarti tinggal setengah jalan lagi. Masih ada dua nomor yang berpotensi melengkapi target yakni di nomor marathon dan radial putri,” sebut Weng. (*)

Laporan: RYAN AGUNG
Editor: MOHAMMAD TAHANG