Metropolis

Belum Ada Tanda Lelang SPAM Diumumkan Panitia Menunggu Tim Teknis

 

batampos.id – Pernyataan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang menyebut lelang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam akan dilaksanakan dalam minggu ini, belum menunjukkan realisasinya meski sudah mendekati akhir pekan. Sebelum lelang SPAM diulang seperti sekarang ini, pengumuman lelang selalu diumumkan di website BP Batam yang beralamat di https://bpbatam.go.id/, Agustus lalu.

Namun, hingga Kamis (7/10), belum ada pengumuman lelang SPAM di website tersebut. Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, mengatakan hingga saat ini lelang SPAM masih digodok di internal BP Batam.

”Panitia lelang masih menunggu hasil dari tim teknis untuk langkah berikutnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa diumumkan langkah selanjutnya,” katanya, Kamis (7/10/2021).

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyatakan bahwa lelang SPAM Batam akan digelar dalam minggu ini.

”Lelang minggu ini akan dibuka. Boleh cek ke Pak Shahril (Deputi IV BP Batam). Saya takut silap, karena itu laporan ke saya,” kata Rudi.

Kantor Pelayanan Pelanggan Air Minum BP Batam yang dioperasionalkan oleh PT Moya di Batam Center.  (F. Cecep Mulyana/Batam Pos)

Imbas dari lelang SPAM yang terlanjur diulang dari Agustus kemarin, maka pengelola SPAM di masa transisi saat ini, Moya Indonesia, diperpanjang.

”(Moya) sudah diperpanjang, karena lelang tidak bisa menungu lagi. Kita perpanjang sesuati aturan, boleh,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, pernah mengatakan ia berpesan kepada BP Batam untuk benar-benar transparan dan profesional dalam memilih pengelola air bersih di Batam ini.

”Karena ketersediaan air bersih yang berkualitas merupakan salah satu pertimbangan dari investor untuk menanamkan modalnya di Batam,” katanya.

Rafki juga menegaskan bahwa sebaiknya panitia lelang tidak diintervensi dalam menjalankan tugasnya memilih pemenang agar didapatkan perusahaan yang tepat dan sesuai dengan harapan warga Batam.

”Masyarakat juga sebaiknya mempercayai panitia lelang bisa bekerja profesional dan transparan tanpa pengaruh ataupun intervensi dari pihak mana pun. Apa pun keputusan panitia lelang, harus bisa kita terima jika memang prosesnya sudah dilakukan secara baik dan transparan,” tuturnya.

”Begitu juga sebaliknya panitia lelang jangan sampai bekerja tidak profesional agar tidak menghilangkan kepercayaan masyarakat Batam kepada panitia lelang khususnya dan juga jajaran BP Batam,” tegasnya lagi. (*)

 

 

Reporter : Rifki Setiawan
Editor : RATNA IRTATIK