Karimun

Hari Pertama Ujian, 28 Peserta Tes CPNS Karimun Tak Hadir

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim memberikan motivasi kepada para peserta yang ikut ujian pada sesi pertama, Minggu (10/10)

batampos.id- Panitia Seleksi (Pansel) Penerimaan Calon ASN Kabupaten Karimun, Minggu (10/10) mulai melaksanakan ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) di Ruang Serba Guna Nilam Sari, Jalan Poros, Kecamatan Meral. Sebelum pelaksanaan dimulai, Wakil Bupati Karimun memberikan motivasi kepada para peserta yang ikut ujian pada sesi pertama.

BACA JUGA: SKB CPNS dan PPPK Digelar November

”Motivasi yang kita berikan seputar pelaksanaan ujian SKD CASN. Tentunya, dalam menjawab soal ujian harus berhati-hati. Artinya, fahami materi soal agar jawaban yang diberikan merupakan jawaban yang tepat. Apalagi, dalam ujian SKD ini ada tiga materi. Yakni, tes wawasan kebangsaan (TWK), tes inteligensia umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP),” ujar Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim.

Masing-masing materi ujian tersebut, lanjutnya, memiliki nilai ambang batas minimal yang harus dicapai. Sehingga, jika salah satu materi tidak tercapai nilai ambang batas, sudah tentu tidak lolos. Untuk itu, diperlukan kehatian-hatian dalam membaca soal sebelum menjawab dalam waktu singkat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun, MS Sudarmasi secara terpisah menyebutkan, sesuai dengan laporan dari Pansel yang diterimanya bahwa pada hari pertama pelaksanaan ujian SKD CASN yang tidak hadir sebanyak 28 orang. ”Rinciannya, sesi 6 orang tidak hadir. Sesi kedua 7 orag dan sesi terakhir atau ketiga jumlah peserta yag tidak hadir seayak 15 orag,” ugkapya.

Dikatakannya, dari 28 orang yang tidak hadir, dua diantaranya tidak hadir disebabkan terpapar Covid-19. Sehingga, peserta yang tidak hadir disebabkan positif terpapar Covid-19, maka boleh mengikuti ujian ulang yang akan dilaksanakan di Kantor BKN Perwakilan Kepri di Batam. Hanya saja, utuk jadwal ujia ulang tersebut pihaknya belum mendapatkan informasi resmi. Sedangkan, 26 orang lainnya tidak hadir tanpa keterangan tidak bisa mengikuti ujian ulang. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul