Internasional

Pemimpin Partai Sayap Kanan Italia Ditangkap Terkait Kerusuhan Anti-Vaksin

Polisi Italia menghadang para demonstran anti-vaksin yang menolak pemberlakuan Green Card bagi pekerja di Italia, Minggu (10/10/2021). ( F /Remo Casilli/Reuters)

batampos.id – Kepolisian Italia menangkap beberapa demonstran dan sejumlah pejabat partai ekstrimis sayap kanan Forza Nuova setelah demonstrasi berujung bentrok di Italia, Minggu (10/10/2021) waktu setempat seperti dikutip dari Reuters.

BACA JUGA:
Di Lorenzo Rayakan Keberhasilan Italia dengan Merokok di Ruang Ganti

Penangkapan ini terkait kerusuhan atas protes terhadap kebijakan pemerintah memberlakukan wajib membuat Green Pas Covid-19 bagi semua pekerja di sana.

Sehari setelah kebijakan itu, ribuan warga turun ke jalan di ibu kota Italia. Mereka meneriakkan yel-yel ‘Freedom’ sambil mencoba menerobos barikade polisi yang menutup akses jalan menuju kantor Perdana Menteri, Mario Draghi.

Tak hanya menuju kantor perdana menteri, sekelompok massa juga menyerbu markas serikat pekerja Italia. Dari kerusuhan itu, polisi menangkap 12 orang, termasuk pemimpin dan beberapa pejabat partai Forza Nuova.

Para demonstran tersebut sebagian besar adalah mereka yang anti-vaksin. Mereka menentang pemberlakuan paspor green-card khusus Covid-19.

Perdana Menteri Draghi, yang baru saja pulih dari Covid-19, langsung membuat kebijakan, memperkenalkan sertifikat digital atau kertas Green Card Covid-19 untuk mengonfirmasikan bahwa pemegangnya setidaknya sudah melakukan vaksinasi minimal satu kali sebelum mendapatkan vaksin lengkap atau suntik booster selanjutnya.

Hal ini ia lakukan sbagai upaya mencegah penularan Covid-19 antar warga di Italia.

Awalnya kartu itu diperlukan untuk kebutuhan memasuki area rekreasi dan budaya, tapi kini cakupannya diperluas. Bulan lalu pemerintah mewajibkan semua pekerja memiliki kartu yang disebut Green card itu.

Di bawah sistem Kartu Hijau bagi pekerja, yang diterima oleh serikat pekerja dan pengusaha, setiap pekerja yang tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksinasi mulai 15 Oktober 2021 akan diskors tanpa denda dan tanpa pecat. Hanya diwajibkan vaksinasi. Inilah yang ditentang para kelompok anti-vaksin.

Seperti diketahui, Italia sudah memasuki 80 persen tingkat vaksinasi mulai dari usia 12 tahun ke atas. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak
Editor: Tunggul Manurung