Karimun

Truk Sampah hanya 1, Sampah di Pasar Mutiara, Tanjungbatu Menumpuk

Agusalim pedagang pasar menunjukkan tumpukan sampah dipinggir jalan pasar Mutiara Tanjungbatu

batampos.id– Pedagang dan pengunjung pasar Mutiara Tanjungbatu mengeluhkan tumpukan sampah yang sudah membusuk. Tak tanggung-tanggung tumpukan sampah basah tersebut sudah hampir sepekan. Sehingga sampah mengeluarkan bau kurang sedap dan banyak ulat kondisi ini mengganggu aktivitas pasar.

BACA JUGA: Tumpukan Sampah dari Perusahaan Terbakar di Lobam

Seperti disampaika Agusalim, salah satu pedagang menyebutkan tumpukan sampah sepekan belum diangkut. Biasanya setiap hari sampah diangkut oleh petugas sampah, namun sudah sepekan sampah basah menumpuk. Hal ini jelasa mengganggu pengunjung dan pedagang pasar.

“Iya gimana pedagang dan pengunjung pasar bisa nyaman belanja kalau sampahnya menumpuk. Selain banyak ulatnya juga baunya busuk sehingga sangat mengganggu,”kata Agus.

Manager pasar Mutiara Tanjungbatu H.Maksum saat dikonfirmasi mengaku jika persoalan sampah usuran dinas kebersihan dan lingkungan hidup. Setiap bulannya pasar setor uang kebersihan pasar Rp 1.500.000 ke dinas KLH Karimun. Sehingga sepenuhnya menjadi tanggungjawab dinas KLH Karimun.

Menanggapi masalah sampah di pasar kepala seksi (Kasi) KLH kecamatan Kundur Marhamin mengakui minimnya jumlah truk pengangkut sampah. Sampai sekarang di Kecamatan Kundur hanya ada satu truk sampah itupun sudah sering rusak. Selain itu juga meningkatnya sampah rumah tangga dan sampah pasar sehingga perlu adanya tambahan kendaraan sampah.

Secara terpisah pengawas angkutan sampah Safri mengaku menumpuknya sampah pasar akibat dari sepuluh petugas sampah sampai saat ini belum terima gaji. Sementara mereka butuh makan dan ongkos transportasi untuk pergi mengangkut sampah. Sehingga mereka enggan mengangkut sampah pasar sejak Sabtu lalu. Kami berharap agar dinas terkait segera membayar gaji petugas sampah kasihan mereka butuh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*)

Reporter: Imam Sukarno