Metropolis

Capai 60 Persen, Proyek Infrastruktur Digesa

batampos.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menggesa pembangunan sejumlah infrastruktur jalan. Proyek infrastruktur masih didominasi pengerjaan jalan lanjutan dari tahun lalu.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur, mengatakan bahwa pengerjaan proyek masih terus berjalan. Meskipun masih di tengah pandemi Covid-19, pengerjaan infrastruktur masuk dalam skala prioritas.

F. Immanuel Sebayang/Batam Pos
Proyek pengerjaan bundaran di Simpang Barelang mengakibatkan arus lalu lintas diatur dengan sistem buka tutup, Sabtu (9/10). Pengerjaan proyek oleh Pemko Batam mencapai 60 persen.

Ia menyebutkan, pengerjaan jalan di Simpang Tembesi (Barelang) dan Simpang Basecamp, progresnya sudah di atas 60 persen hingga bulan lalu. “Pengerjaan dilakukan secara bertahap,” sebutnya, Selasa (12/10/2021).

Pengerjaan jalan di Simpang Tembesi atau dikenal dengan Simpang Barelang, sudah terbentuk bundaran besar yang bisa dilalui kendaraan. Sedangkan, infrastruktur jalannya untuk sementara dibuat dua lajur yakni di kiri dan kanan. Rencananya, di tengah bundaran tersebut akan dibuat air mancur.

“Kalau di Simpang Barelang kita buat bundaran besar di tengah jalan dan sekarang sudah terbentuk. Tahun ini dua lajur dulu, kiri dan kanan. Tapi bisa dilewati. Tapi maunya kita menuju 200 meter, ada lima lajur di sisi kiri kanan,” jelasnya.

Yumasnur menjelaskan, semua proyek yang di­kerjakan tahun ini dilakukan secara bertahap. Hal ini karena melihat ketersediaan anggaran yang ada tahun ini.

“Kami lihat skala prioritasnya. Ada yang tetap dilanjut tahun ini, namun tidak sedikit juga yang ditunda karena memang kondisi. Beberapa pengerjaan tetap dilanjutkan tahun depan,” ujarnya.

Adapun, pengerjaan yang dilakukan tahun ini di antaranya proyek penataan Simpang Tembesi, Simpang Basecamp, pengerjaan lanjutan dari Simpang Kara menuju Kepri Mall, dan berbagai proyek lainnya. Namun, ia memastikan, penataan infrastruktur jalan yang dikerjakan tahun ini bisa selesai di Desember mendatang.

“Untuk tahun ini pengerjaannya harus selesai di bulan Desember. Setelah itu, baru kembali dilanjutkan tahun depan.”

Sementara, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menambahkan bahwa proyek infrastruktur masih menjadi fokus utama pemerintah saat ini. Akibat pandemi Covid-19, beberapa proyek harus ditunda. Untuk itu, seiring membaiknya keadaan, infrastruktur dilanjutkan.

“Tahun ini ada pengerjaan yang dilakukan Pemko dan BP Batam juga. Jadi, semua proyek ini bisa sejalan dan roda perekonomian membaik,” pungkas Rudi. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA
Editor : RATNA IRTATIK