Metropolis

Dampak Bebas Tes Antigen, Ekonomi Kawasan Pelabuhan Bergerak Lagi

 

batampos.id – Sesuai Surat Edaran Gubernur Kepri Nomor 611 Tahun 2021, masyarakat yang berpergian antarkota dan kabupaten di Kepri, tidak perlu membawa surat keterangan negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan antigen. Dengan catatan, sudah mendapatkan vaksin dosis pertama dan kedua.

Kebijakan ini membawa berkah bagi pengelola pelabuhan dan masyarakat yang tinggal di sekitar Pelabuhan Telagapunggur, Nongsa. Aturan ini berdampak pada lonjakan penumpang.

”Dulu, rata-rata penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Telagapunggur sekitar 1.000 hingga 1.200 orang saja. Tapi kini, rata-rata 1.600 orang tiap harinya,” kata Kepala Satuan Kerja Pelabuhan Telagapunggur, Herman, Selasa (12/10/2021).

foto: Dalil Harahap / Batam Pos

Ia mengatakan, peningkatan penumpang mulai terlihat pada 5 Oktober lalu. Hingga kini, pertumbuhan penumpang di Telagapunggur terus bergerak naik. Herman berharap, jumlah penumpang bisa kembali seperti saat normal, di kisaran 3 ribuan orang seharinya.

”Semoga saja demikian,” ucapnya.

Peningkatan jumlah penumpang ini, langsung direspons oleh pengelola kapal. Herman mengatakan, dulunya dalam sehari hanya empat pelayaran, untuk rute Batam ke Tanjungpinang. Namun kini, seharinya ada sebanyak sembilan pelayaran untuk rute Batam ke Tanjungpinang.

”Para pengelola kapal menyambut baik kebijakan ini, sebab peniadaan antigen ini meringankan beban masyarakat. Sebab, biaya cek antigen ini, hampir seharga dua tiket trip Batam ke Tanjungpinang,” tuturnya.

Sementara itu, untuk Rute Batam ke Dabo, Lingga, dilayani setiap tanggal ganjil yang berangkat pukul 10.00. Sedangkan rute Batam ke Sei Tenam, Lingga, melayani penumpang setiap tanggal genap yang berangkat pukul 10.00.

”Tiketnya sama, kisaran Rp 245 ribu,” ucap Herman.

Sementara itu, rute Batam ke Anambas, berangkat setiap Selasa dan Jumat pukul 09.00. Namun, jadwal ini bisa berubah, akibat cuaca di perairan Anambas.

”Tergantung cuaca juga, bisa berubah hari berangkatnya. Tiketnya dijual harga Rp 400 ribu,” tuturnya.

Ramainya penumpang ini tentunya dapat meningkatkan berbagai sektor perekonomian yang selama ini bersandar dengan keberadaan Pelabuhan Telagapunggur. Kios-kios para tenan di Pelabuhan Telagapunggur, kata Herman, akan semakin ramai didatangi para calon penumpang.

”Ekonomi sekitar Telagapunggur mulai bergerak naik lagi, kami sangat bersyukur. Semoga kasus Covid-19 terus menurun,” ungkapnya.

Ia mengatakan, demi membantu pemerintah menurunkan kasus Covid-19, para petugas di Pelabuhan Telagapunggur selalu memastikan para penumpang menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan.

”Kami selalu keliling dan memantau. Jika ada ada pelanggaran protkes, pastinya akan ditegur. Kami selalu mengimbau dan meminta agar protkes tetap dijaga,” pungkasnya.

 

Pelayaran di PDS Kembali Normal

Arus penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) terpantau stabil dan belum ada peningkatan. PLH Kepala Satuan Kerja PDS, Dirman, menyebutkan, ada 15 trip kapal yang dijadwalkan beroperasi ke berbagai pulau pada Selasa (12/10).

”Ya, penumpang masih stabil dan belum ada peningkatan,” katanya.

Namun, bila dibandingkan dengan beberapa waktu lalu, jumlah penumpang di PDS sedikit mengalami kenaikan. Hal ini tidak terlepas dari adanya kebijakan penghapusan antigen sebagai syarat perjalanan dalam provinsi.

”Kalau sebelum ini di angka 600 sampai 700-an orang penumpang. Sebagian besar tujuan ke Karimun,” terangnya

Dirman menambahkan, kebijakan penghapusan tes antigen sudah mulai dijalankan sejak Selasa (5/10). Dimana, tes antigen ditiadakan bagi penumpang yang akan berangkat antarpulau dalam provinsi. Namun begitu, mereka tetap diwajibkan sudah divaksin dosis kedua.

”Ya wajib dosis kedua, kalau masih dosis pertama tetap harus tes antigen,” tuturnya.

Sementara itu, bagi tujuan luar provinsi seperti Dumai, lanjutnya, masih diwajibkan rapid tes antigen sebagai syarat utama keberangkatan. Di samping calon penumpang juga sudah divaksin minimal dosis pertama.

Adapun, 15 trip kapal yang berangkat kemarin adalah,

Kapal Dumai Line tujuan Tanjung Balai Karimun-Tanjung Samak, Selat Panjang, Revan, Bengkalis, Dumai berangkat pukul 07:00 WIB.

Kapal Dumai tujuan Tanjungbalai Karimun berangkat pukul 07:30 WIB.

Kapal Batam Jet tujuan Tanjungbalai Karimun, Selat Panjang berangkat pukul 07:30 WIB.

Kapal Ocean Baru 2 tujuan Kuala Enok, Urung, Sungai Guntung berangkat pukul 07:30 WIB.

Kapal Polewali Exp 2 tujuan Urung, Tanjung Batu, berangkat pukul 09:15 WIB.

Kapal Rahmat Jaya tujuan Moro, Durai, Sungai Guntung, Tembilahan, berangkat pukul 09:30 WIB.

Kapal Ricko tujuan Sungai Gantung, Moro, Durai berangkat pukul 09:00 WIB.

Kapal Karunia Jaya 10 tujuan Dabo Singkep berangkat pukul 10:00 WIB.

Kapal Mega Fajar tujuan Moro, Durai, berangkat pukul 10:30 WIB. Kapal Dumai Line tujuan Tanjung Balai Karimun, berangkat pukul 10:30 WIB.

Kapal Mikonatalia tujuan Tanjungbalai Karimun berangkat pukul 12:15 WIB.

Kapal Era Mandiri tujuan Tanjung Batu, Sungai Guntung berangkat pukul 12:30 WIB.

Kapal Dumai tujuan Tanjung Balai Karimun berangkat pukul 14:30 WIB.

Kapal Carorina tujuan Durai, Sungai Guntung berangkat pukul 15:00 WIB. Kemudian,

Kapal Mikonatalia tujuan Tanjungbalai Karimun, berangkat pukul 16:15 WIB. (***)

 

 

 

Reporter : FISKA JUANDA, RENGGA YULIANDRA
Editor : RATNA IRTATIK