Bintan-Pinang

Agrowisata Persawahan Poyotomo Bintan Jadi Pilihan Masyarakat Berwisata

Dua orang pengunjung saat berwisata di lokasi Agrowisata Persawahan Poyotomo Bintan, Rabu (13/10). F.kiriman Aprizal

batampos.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memperkenalkan destinasi wisata terbaru Agrowisata Persawahan Poyotomo Bintan. Ketua Pokdarwis Agrowisata Persawahan Poyotomo, Deny Tryanto mengatakan, destinasi terbaru ini akan menjadi sebuah wisata edukasi favorit ke depannya.

BACA JUGA: Pengelola Kebun Agrowisata Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Deny bersyukur teman-teman petani yang ada di lokasi bersemangat dan bersepakat untuk menata pesawahan. “Kalau persawahan di Bintan ini bagus, pasti bakalan ramai dikunjungi oleh wisatawan,” ujar Deny.

Deny juga menjelaskan agrowisata sawah ini bisa menjadi pilihan masyarakat untuk berwisata, sekaligus langkah awal membangun pusat perekonomian yang luas dari sektor pertanian.

Kawasan agrowisata sawah nantinya diharapkannya mampu semakin membuat daya tarik tersendiri dan meningkatkan daya ungkit ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Ke depannya juga kita terus melakukan upaya-upaya pembenahan agar lebih menarik,” katanya.

Dikatakannya juga, para petani dan kelompok-kelompok terkait berharap agrowisata persawahan Poyotomo ini semakin produktif hasil panennya.

Oleh sebab itu perlu dukungan Pemkab Bintan dalam menata kawasan agar mampu mewujudkannya dalam waktu yang dekat. “Sehingga betul-betul menjadi daya tarik bagi warga pada dunia pertanian, khususnya generasi milenial. Semoga ke depannya semakin baik,” terangnya

Sementara, Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan mengucapkan selamat atas keberhasilan petani dalam situasi pandemi covid -19, petani tetap eksis dalam bercocok tanam dengan hasil yang memuaskan.

“Ke depan pemerintah dan masyarakat petani dapat berbagi, bersembang terkait kebutuhan para petani guna lebih dapat meningkatkan dan menjadikan petani yang unggul,” katanya. Roby mengatakan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi, terkait ketahanan pangan dan menciptakan peluang dan inovasi baru di mana sawah dapat dijadikan objek wisata. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul