Kepri

DPRD Kepri Dukung Travel Bubble

 

Rudy Chua

batampos.id- Legislator Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua mengatakan, ia sangat mendukung dengan akan dibukanya akses bagi luar negeri ke Indonesia, Provinsi Kepri khususnya atau Travel Bubble. Ia berharap ini menjadi titik tolak bangkitnya pariwisata di Provinsi Kepri.

Namun ada beberapa persoalan yang harus disikapi, Provinsi Kepri sangat bergantung dengan kunjungan wisman dari Singapura dan Malaysia. Namun kebijakan yang akan buka besok (hari ini,red) belum memasukan kedua negara tersebut dalam daftar.

BACA JUGA: Travel Bublle Wewenang Pusat

“Tak bisa dinapikan, pariwisata Provinsi Kepri sangat bergantung dengan Singapura dan Malaysia. Tentu menjadi salah satu persoalan yang harus disikapi oleh Pemerintah Pusat,” ujar Rudy Chua, kemarin di Tanjungpinang.

Lebih lanjut katanya, masih terjadi pro dan kontra terkait kebijakan travel bubble di Batam dan Bintan. Karena masih ada kekhawatiran yang berlebihan. Namun kenyataan yang harus dipahami adalah, Covid-19 tidak jaminan hilang. Artinya, yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kewaspadaan.

“Saat ini angka pengangguran tingggi, banyak tempat usaha tutup, termasuk hotel-hotel. Apabila kekhawatiran terus menerus, maka kondisi tidak akan pulih,” jelas Rudy.

Politisi Partai Hanura tersebut juga mengatakan, poin yang ketiga adalah meminta Pemerintah Pusat untuk meninjau kembali kebijakan terkait karantina bagi wisman. Karena rata-rata wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri paling lama adalah tiga hari.

“Perlu ada perubahan regulasi, karena syaratnya adalah bagi yang sudah vaksin. Dengan adanya kebijakan karantina ini juga akan menjadi faktor penghambat orang untuk datang berkunjung,” tutup Rudy.(*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul