Properti

Fittonia Suka Matahari, Philodendron Dirawat bak Princess, Kenali Jenis Tanaman Berdaun Pink

ILUSTRASI: Tanaman hias di Jalan Yos Sudarso, Batuampar, Batam, Kamis 28 Januari 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos.id – Warna daun tak hanya hijau. Beberapa jenis tanaman juga memiliki warna merah muda, dari yang pucat hingga menor. Perawatannya pun beragam. Ada yang bandel dan mudah beradaptasi, ada pula yang sangat sensitif.

Daun-daun berwarna merah muda pucat hingga ungu terlihat di antara koleksi Gabriella Krissta Monditayana. Rata-rata, tanaman tersebut dipelihara di bawah teduhan. Terlindung, tapi tetap terkena cahaya matahari. Ica, sapaan Gabriella, menjelaskan, si cantik berdaun merah muda memang cukup sensitif terhadap cahaya matahari.

”Enggak bisa disamakan dengan tanaman pucuk merah yang makin ngejreng saat dijemur. Tanaman-tanaman ini bisa gosong kalau kebanyakan sinar matahari,” lanjutnya.

Warna merah muda tiap jenis tanaman koleksi Ica juga beragam. Ada yang amat pucat seperti Syngonium pink perfect. Namun, ada pula yang cenderung keunguan seperti Calathea crimson pink.

Ica menjelaskan, kedua jenis tanaman memiliki warna merah muda alami. ”Pink-nya asli, bukan karena variegata atau mutasi gen. Jadi, umpama ada anakannya, sifatnya bakal sama,” ungkap pencinta tanaman hias yang tinggal di Rungkut, Surabaya, itu.

Hal tersebut berbeda dengan Philodendron pink princess koleksinya yang bercak merah mudanya merupakan bentuk variegata. Dalam satu tanaman, warna pink tampil beragam.

Dari berupa bercak hingga nyaris seluruh daun. Di antara tanaman berdaun pink koleksinya, Ica menilai, Syngonium pink perfect adalah yang paling disarankan buat pemula. Sebab, tanaman tersebut cukup bandel. Mudah beradaptasi di luar atau dalam ruangan.

”Yang penting, situasi sekitarnya lembap dan sirkulasi udaranya bagus,” kata Ica. Dia juga menyarankan Fittonia alias nerve plant yang harganya relatif terjangkau dan menyukai sinar matahari terlindung.

Bagi yang sudah cukup mahir, Aglaonema dud anjamani bisa dikoleksi. Pemilik bisnis mama.daun itu menjelaskan, tanaman subfamili aroid tersebut sangat menyukai tempat yang terlindung sinar matahari. Jika diletakkan di rak, bisa di bagian tengah atau bawah.

”Aglaonema juga enggak terlalu doyan air. Penyiramannya cukup 2–3 hari sekali,” imbuh Ica.

Selain itu, ada keladi atau Caladium. Perempuan yang juga seorang pawrent tersebut menceritakan, keladi terbilang moody. Jika terlambat menyiram atau cuaca terlalu panas, ia bisa segera layu dalam hitungan jam.

Ica beranggapan, jenis tanaman berdaun pink yang paling sulit dirawat adalah Philodendron pink princess. Seperti namanya, jenis Philodendron itu perlu mendapat perawatan bak princess. Tanaman yang dibanderol hingga belasan juta itu sangat sensitif. Ia dirawat bersama aroid variegata di lantai atas, yang memiliki greenhouse dengan lapisan paranet.

BACA JUGA: Butuh Reboisasi, 60 Persen Aneka Jenis Pohon di Batam Berusia Tua

Pada akhir pekan lalu, Philodendron pink princess milik Ica dalam kondisi kurang fit.

”Daunnya, terutama yang pink, lagi kurang bagus karena baru diganti media tanamnya. Dari lumut, ke campuran tanah dan sekam,” lanjut Ica.

Alhasil, beberapa daunnya tampak keriting walau tak layu. Namun, kondisi itu dinilainya bakal membaik ketika tanaman berhasil beradaptasi.

Menurut Ica, tanaman berdaun pink tak selalu mahal. Perawatannya pun beragam, dari yang sederhana hingga yang rumit. Tinggal menyesuaikan kemampuan plant lovers.

”Sebelum beli, jangan lupa pelajari dulu kebutuhan tanaman. Sehingga, saat di rumah, tanaman enggak lekas mati,” paparnya. (*)

Reporter: JPG Group
Editor: Suprizal Tanjung