Ekonomi & Bisnis

Holding PTPN III Gunakan Bioenergi Hasilkan 318 MW Listrik per Tahun

ILUSTRASI: Ilustrasi pengembangan energi baru terbarukan pembangkit tenaga surya. F Istimewa

batampos.id – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memacu program implementasi pengembangan bioenergi, sebagai wujud dukungan dan sinergi dalam pengembangan dan pencapaian target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) nasional.

Pemerintah Indonesia melalui PP No.22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) telah menetapkan target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada 2025, sementara berdasarkan data Kementerian ESDM realisasi hingga 2020 baru tercapai 11,51%.

Langkah ini ditempuh lewat peningkatan bauran EBT dengan target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29% pada 2030 melalui program kerja perusahaan seperti penggunaan biomassa perkebunan sebagai sumber energi utama, hilirisasi bisnis perkebunan, serta optimasi & pengembangan pembangkit listrik maupun sumber EBT lainnya. Program tersebut dilaksanakan secara mandiri maupun bekerjasama dengan mitra strategis.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani mengungkapkan PTPN III beserta seluruh Anak Perusahaan, telah memanfaatkan EBT sebagai sumber energi utama yang digunakan untuk operasional industri perkebunan.

”Total produksi listrik berbasis EBT di PTPN Group sebesar 318 MW atau setara 1.831.680 MWh/tahun, sumber energi ini dapat dimanfaatkan untuk operasional di Perkebunan” papar Ghani.

Menurutnya, dari 318 MW energi yang dihasilkan, potensi pengurangan emisi (dekarbonisasi) sebesar 1,9 Juta Ton CO2/tahun. Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menggunakan cangkang dan serabut (fiber) kelapa sawit sebagai bahan bakar utama pembangkit listriknya, sementara Pabrik Gula (PG) menggunakan bagas tebu sebagai bahan bakar utama pembangkit listriknya.

BACA JUGA: Polisi Dalami 27 Laporan PTPN VIII Terkait Lahan Habib Rizieq Shihab

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menjelaskan, bahwa saat ini PTPN Group tengah melakukan inisiasi kerja sama pemanfaatan limbah perkebunan sebagai sumber EBT dengan beberapa mitra strategis.

“Saat ini kami sedang menjalankan beberapa program inisiasi kerjasama pemanfaatan limbah perkebunan sebagai sumber EBT dengan beberapa mitra strategis,” imbuhnya.

Adapun program yang saat ini sedang berjalan antara lain : Penyediaan Biomassa untuk Cofiring PLTU PT PLN, Pengembangan Biogas Cofiring di PKS PTPN Group, Pengembangan Bio-CNG di PKS PTPN Group, dan Pengembangan Biopelet dari Tandan Kosong,” jelas Ghani. (*)

Reporter: JPG Group
Editor: Suprizal Tanjung