Bintan-Pinang

Investor Temui Plt Bupati Bintan Bahas Kerja Sama Investasi Perikanan

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat menerima kunjungan pihak Tjkraft and Norpac Fisheries Export dan PT Bintan Intan Gemilang (BIG) di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan, Selasa (12/10). F.Diskominfo Bintan

batampos.id– Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan menerima kunjungan pihak Tjkraft and Norpac Fisheries Export dan PT Bintan Intan Gemilang (BIG) di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan, Selasa (12/10).

BACA JUGA: Roby Infaqkan Gajinya hingga Akhir Masa Jabatan ke Baznas Bintan

Kedatangan eksportir yang bergerak di bidang perikanan serta berbasis di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat tersebut untuk melakukan audiensi terkait investasi dalam hal product pengolahan hasil perikanan dan kelautan.

“Jadi kedatangan kita untuk melaporkan ke pak bupati mengenai rencana investasi kami di Kabupaten Bintan, dalam hal pengolahan ikan yang nantinya mungkin bisa langsung kita ekspor baik dalam bentuk hasil produksi berupa frozen product dan juga ikan fresh,” ujar Rina dan Rizal Pramana perwakilan Tjkraft and Norpac Fisheries Export .

Menurutnya juga, alasan memilih berinvestasi di Bintan adalah karena potensi perikanan yang cukup besar yang diperkirakan estimasi target bahan baku mencapai 25-35 ton per hari mampu melakukan pengiriman produksi mencapai 15 kali shipment per minggu untuk fresh product serta pengiriman 2 hingga 3 kontainer ukuran 40 feet per bulannya untuk frozen product.

“Rencananya tujuan market pasar meliputi Amerika, Australia, China, Singapore dan Malaysia,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan merespon positif terkait kehadiran investor dalam berinvestasi yang tentunya akan membawa dampak positif bagi perekonomian warga dan juga peluang kesempatan bagi lapangan kerja.

Namun ia juga menekankan, bahwa bila masuknya investasi pengolahan ikan tersebut tentu juga harus dibarengi dengan komitmen dalam melibatkan nelayan tradisional sehingga ikut mampu meningkatkan sektor ekonomi masyarakat sekitar.

“Tentu kita harapkan masuknya investor  product pengolahan ikan juga harus dibarengi komitmen kuat dalam melibatkan nelayan tradisional kita. Selain itu, juga lokasi berdirinya perusahaan juga harus menyesuaikan peta tata ruang serta limbah akibat pengolahan produksi juga harus ramah lingkungan, ” tuturnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Bintan, Drs Adi Prihantara, MM, Kepala Dinas Perikanan Bintan, Fachrimsyah, Kepala Dinas PUPR Bintan, Herry Wahyu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bintan, Aprizal Bahar, Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Tanjungpinang, Ir Felix Tobing, S.Pi, MP dan jajaran terkait lainnya. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul