Bintan-Pinang

Tarif Rp 300 Juta Masuk IPDN

batampos.id- Terdakwa kasus penipuan berkedok calo penerimaan mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Vina Saktiani mengaku pernah meloloskan dua kerabatnya menjadi mahasiswa IPDN dengan tarif Rp 300 juta. “Dua orang saudara saya sendiri. Uang itu diminta untuk Bimbel (Bimbingan Belajar),” ungkap Vina dalam sidang agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

BACA JUGA:  VS Oknum ASN Jadi Calo Masuk IPDN Ngaku Kasih Uang Rp 200 Juta ke Dosen IPDN

Saat itu, kata Vina, yang meminta dana dan memberikan Bimbel yakni pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Pak Ansori, orang BKN yang mengajarkan soal untuk masuk IPDN,” akunya.

Terdakwa juga mengaku awalnya Tarmizi (pelapor, red) yang pertama kali menemui dirinya. Terdakwa tidak pernah menyampaikan ataupun menawarkan terkait seleksi IPDN. “Mereka (Tarmizi, red) yang mengaku pernah mendengar dan mendatangi saya,” terangnya.

Sebelumnya diketahui oknum ASN Pemko Tanjungpinang Vina Saktiani, ditetapkan sebagai tersangka penipuan berkedok calo penerimaan mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dalam kasus ini, tersangka diduga meminta uang Rp 300 juta agar anak pelapor lulus menjadi mahasiswa IPDN. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR
editor: tunggul