Kepri

Travel Bubble Dibuka untuk 19 Negara

Ansar Ahmad. (Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos.id-Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan kebijakan terkait travel bubble adalah merupakan kewenangan dari Pemerintah Pusat. Jika memang Pemerintah Pusat menetapkan Batam dan Bintan, tentu daerah harus siap melaksanakan keputusan tersebut.

BACA JUGA: Gubkepri Minta Singapura Memberi Diskresi Khusus Wisatawan ke Kepri

“Kondisi pariwisata kita sudah lama lesu, tentu dengan dibuka akses wisata mancanegara untuk Jakarta, Bali, dan Kepri kita berharap memberikan harapan bagi bangkitnya pariwisata Kepri,” ujar Gubernur Ansar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (14/10)

Ditanya apakah sudah ada konfirmasi dari negara-negara mana saja wisatawannya akan berkunjung ke Provinsi Kepri? Mengenai hal itu, Gubernur mengatakan belum ada. Namun perkembangannya baru akan diketahui setelah beberapa hari kebijakan ini diberlakukan.

“Untuk penerbangan internasional memang kita ada. Namun ada tetap ada kemungkinan penerbangan carter seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu. Dimana wisatawan Tiongkok bisa langsung ke Batam dan Tanjungpinang,” jelas Gubernur.

Disinggung mengenai Singapura dan Malaysia dalam daftar 19 negara yang bisa berkunjung ke Provinsi Kepri? Diakuinya, Singapura dan Malaysia adalah wisman yang teratas yang berkunjung ke Provinsi Kepri. Namun dalam hal ini, Singapura yang menutup ruang. “Kita tidak pernah menutup akses wisata untuk Singapura. Faktanya, kebijakan travel bubble ini juga dibicarakan dengan Pemerintah Singapura,” jelas Gubernur. (*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul