Metropolis

Keliling Pakai Motor, Buntuti Target, lalu Rampas Barang Berharga, Itulah Jambret

 

batampos.id  – Dua penjambret, AH, 20, dan K, 16, yang ditangkap Satreskrim Polresta Barelang kerap mencari target di wilayah Batam Center. Keduanya mengincar pemotor wanita yang bermain ponsel dan menyandang tas.

Kerja kuli bangunan. Sekarang sepi juga, enggak ada kerjaan jadi alasan mengapa menjambret.
foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

”Keliling-keliling pakai motor. Kalau ada (target), dibuntuti dan langsung ditarik barangnya,” ujar AH di Mapolresta Barelang, Senin (18/10)/2021.

Ia mengaku terpaksa menjambret karena himpitan ekonomi. Sebab, kesehariannya hanya bekerja sebagai kuli bangunan. ”Kerja kuli bangunan. Sekarang sepi juga, enggak ada kerjaan,” katanya.

Hal senada dikatakan K. Ia mengaku menjambret karena ajakan rekannya AH. Dalam aksinya, K bertugas sebagai joki atau yang membawa motor.

”Saya yang bawa motor. Motor korban dipepet, dan kami kabur, lalu sembunyi di Baloi Kolam,” kata remaja putus sekolah ini.

Setelah beraksi, hasil menjambret seperti ponsel dijual. Dari hasil penjualan tersebut, mereka bisa mendapatkan uang Rp 400 ribu.

”Ponselnya dijual, lalu hasilnya dibagi,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan mengatakan dari pemeriksaan kedua pelaku sudah beraksi di dua lokasi, yakni di Batam Center dan Seipanas.

”Dari pengakuan pelaku dan laporan polisi, ada 2 TKP (Tempat Kejadian Perkara),” kata Reza.

Reza menjelaskan, pelaku ditangkap di dua lokasi yang berbeda, AH ditangkap di kawasan Sekupang, K di Ruli Baloi Kolam. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 ayat 2 huruf ke 1e tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang menangkap dua pelaku penjambretan yang menewaskan Ervina Juni Harahap. Kedua pelaku yakni, AH, 20, dan K, 16.

Ervina tewas setelah terlibat kejar-kejaran mengggunakan sepeda motornya dari kawasan Terowongan Pelita hingga hingga ke depan Vihara Duta Maitreya, Seipanas, Minggu (10/10) pagi. Di lokasi, ia menabrak polisi tidur hingga tehempas ke pohon. Akibatnya, wanita yang baru sepekan di Batam ini mengalami pendarahan di kepala dan tewas saat dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam. (*)

 

 

Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : RATNA IRTATIK