Metropolis

Waspadalah!, DBD mulai Mengganas di Tanjunguncang, 1 Minggu Tiga Orang Terjangkit DBD

lokasi perumahan warga DBD di Tanjunguncang, Batuaji. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.id-Warga Tanjunguncang kembali terjangkit demam berdarah dengue atau DBD. Demam berdarah merupakan penyakit mudah menular yang berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.  Salah satunya lokasi yang terjangkit DBD di perumahan Sumberindo RW 024, Tanjunguncang, Batuaji.

BACA JUGA: Waspada Musim Hujan, Kasus DBD Meningkat

Mayoritas di RT 03 di blok A ada 3 orang yang terjangkit DBD. Dan dalam satu Minggu itu sampai tiga orang yang terjangkit DBD dalam satu blok.

Ketua RT 03 perumahan Sumberindo Zulpan mengatakan, warganya atas nama Rido dirawat klinik Dunia Farma Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji. Masuk pada tanggal 13 Oktober sampai tanggal 19 Oktober. Mayoritas yang terserang demam berdarah adalah masih kategori anak usia SD dan SMP.

“Memang saat ini nyamuk banyak di lingkungan perumahan saya. Warga melapor saya minta difogging di lingkungan perumahan mereka. Jadi saya saat ini melalui RW sudah buat laporan ke Kelurahan dan Puskesmas”, katanya.

Agus, orangtua dari Rido korban DBD mengatakan, anaknya dirawat kurang lebih 1 Minggu di Klinik Dunia Farma. Diagnosa dokter DBD. Anak saya awalnya mual, demam dan muntah, tuturnya. Saya berharap pemerintah dinas terkait secepatnya untuk mengambil tindakan. Sebelum Ada korban lainnya.

Lurah Tanjunguncang, Anwaruddin mengatakan, warga harus razin bersihkan rumah, parit dan RT/RW nya harus razin ajak warganya gotong royong. Bila ada warga yang kena DBD segera laporkan ke puskesmas untuk ditindak lanjutin dan membawa bukti surat DBD dari rumah sakit, sebutnya.

Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) dokter Nur Aini, mengatakan saat ini baru satu yang lapor dan tim udah turun. Dan yang Sumberindo yang belum ada laporan. Nanti kita cek apakah ada jentik nyamuknya. Dan apakah benar warganya terjangkit DBD. Siapa tahu bukan dari rumahnya. Rupanya dari tempat lain terjangkit atau tertular. Bila kita temukan akan kita fogging. (*)

Reporter : Dalil Harahap
Editor : Tunggul