Nasional

Dewas BP Batam Minta Pengembangan Batuampar Sejalan Peningkatan Logistik

AKTIVITAS di Pelabuhan Peti Kemas Batuampar, Sabtu (8/8) lalu. (Immanuel Sebayang/Batam Pos)

batampos.id – Dewan Pengawas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Elen Setiadi, Satya Bhakti Parikesit, dan Untung Basuki bersama Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkunjung ke Pelabuhan Batuampar, beberapa waktu lalu.

Kunjungan lapangan tersebut bertujuan untuk memastikan perkembangan proyek yang telah direncanakan tahun ini. Antara lain peningkatan kapasitas dan kapabilitas Pelabuhan Batuampar, di antaranya auto gate system dan container yard.

Dewan Pengawas BP Batam, Elen Setiadi, mengatakan, beberapa program yang sudah direncanakan oleh BP Batam tahun ini adalah peningkatan kapasitas dan kapabilitas Pelabuhan Batuampar.

”Tadi kami sudah melihat perkembangan auto gate system, ini merupakan bagian dari penerapan sistem yang terintegrasi dengan sistem Bea dan Cukai. Dengan demikian kita harapkan bahwa kontainer yang akan masuk ke dalam maupun ke luar Pelabuhan Batuampar dengan sistem yang baru tentu akan lebih cepat dan efisien serta utilitas pelabuhannya akan semakin meningkat,” katanya.

Elen beserta rombongan berkesempatan meninjau pembangunan container yard yang sebelumnya merupakan gudang Persero. Pembangunan tersebut ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini. saat ini BP Batam sedang melakukan pengadaan container crane yang sedang dalam proses lelang. Hal tersebut diyakini Elen mampu meningkatkan produktivitas pengeluaran ataupun pemasukan barang dari kapal ke container yard maupun sebaliknya.

DESAIN blok plan Pelabuhan Batuampar masa depan. (DOKUMENTASI BP BATAM)

Sementara itu, Untung Basuki menyampaikan bahwa salah satu yang menjadi unggulan dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam ini, adanya Batam Logistics Ecosystem (BLE), yang merupakan bagian dari National Logistics Ecosystem (NLE) yang merupakan amanat dari Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 5 Tahun 2020.

”Batam menjadi salah satu pengembangan untuk meningkatkan daya tarik dengan menurunkan biaya logistik. Perlunya kerja sama seluruh pihak untuk mengembangkan Batam sebagai salah satu motor penggerak perekonomian nasional. Batam Logistics Ecosystem tujuannya untuk menurunkan biaya logistik yang mengembangkan aplikasi sistem G to G maupun B to B yang tentunya akan mempercepat proses pelayanan khususnya pemasukan dan pengeluaran barang di pelabuhan Batuampar,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Satya Bhakti Parikesit menambahkan bahwa secara makro pengembangan di Batam merupakan prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

”Kami benar-benar ingin mengawal sesuatu yang sifatnya prioritas bukan hanya dibangun, diselesaikan, tetapi benar-benar tersampaikan dan bisa dimanfaatkan serta bisa memberikan nilai tambah. Kita melihat Batam ini potensinya sangat besar dengan memberikan sumbangan baik untuk pertumbuhan ekonomi dan seterusnya kepada nasional itu cukup signifikan. Kita ingin memastikan segala sesuatu yang kita programkan di Batam terutama yang dilakukan oleh BP Batam ini selesai di akhir tahun 2023 atau tahun 2024,” katanya. (*)

Reporter : RIFKI SETIAWAN
Editor: MOHAMMAD TAHANG