Karimun

Jangan Lalai Protkes, Karimun Tetap Level 1 PPKM

Bupati Karimun Aunur Rafiq saart meninjau program vaksinasi mobile di Teluk Paku. f. humas Pemkab Karimun

batampos.id – Penyebaran positif Covid-19 di Kabupaten Karimun mengalami penurunan dan saat ini berada di PPKM level satu. Meski demikian, untuk fasilitas kesehatan (Faskes) yang dijadikan tempat perawatan dan isolasi terpadu (Isoter) masih tetap disediakan.

BACA JUGA: Percepat Vaksinasi Covid-19, Satpolairud Karimun Gandeng Budha Tzu Chi

”Status PPKM belum dicabut. Sehingga, meski daerah kita bersama beberapa daerah lain di Provinsi Kepri sudah berada di level satu, tidak berarti Faskes yang biasa dijadikan tempat perawatan, seperti RSUD M Sani, RSUD Tanjungbatu, UPT Puskesmas Meral Barat, RS Bhakti Timah dan Medic Center telah berubah. Artinya, ruangan untuk merawat pasien Covid-19 tetap masih disediakan dan belum dihilangkan,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Rabu (20/10).

Sebagai contoh, lanjut Bupati, RSUD M Sani yang dijadikan tempat perawatan pasien Covid-19 saat ini hanya ada dua orang tersisa yang masih dirawat. Sedangkan, untuk Faskes lainnya tidak ada pasien. Termasuk juga pusat Isoter yang ada di GOR Badang Perkasa saat ini tidak ada warga yang diisolasi. Tapi, di lokasi tersebut masih ada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun.

”Kasus aktif Covdi-19 saat ini di daerah kita hanya 17 orang. Dan, dari jumlah itu hanya 2 orang yang dirawat di RSUD M Sani. Sedangkan, 15 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sehingga, di pusat Isoter saat ini kosong dan tidak berarti tempat Isoter tersebut langsung ditinggalkan atau tidak gunakan lagi. Hal ini karena kita masih berada dalam PPKM,” jelasnya.

Dikatakannya, yang saat ini sudah bisa melayani pasien rawat inap hanya UPT Puskesmas Tanjungbatu. Karena, pertimbangannya agar memudahkan masyarakat diu sana untuk mendapatkan perawatan. Karena, jika harus dirawat ke Tanjungbalai Karimun membutuhkan waktu. Dan, termasuk menghemat biaya transportasi.

”Yang terpenting dengan kondisi penyebaran Covid-19 di daerah kita sudah mulai mengelami penurunan adalah perilaku masyarakat. Yakni, tetap mematuhi protokol kesehatan (Protkes) dalam kehidupan normal baru saat ini. Seperti tetap membiasakan diri menggunaka masker, tidak berkumpul dan mencuci tangan dengan sabun. Selain tu, bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi agar segera vaksin. Karena, salah satu pencegahan penyebaran Covid-19 selain menerapkan Protkes juga dengan vaksin Covid,” ungkap Rafiq. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul