Bintan-Pinang

Keluarga Dua Pekerja yang Tewas Tertimbun Longsor Pasir Terima Santunan, PT. GML Jamin Sekolah Anak Korban

Manajemen PT. GML mengunjungi salah satu keluarga pekerja yang meninggal tertimbun longsor pasir, Rabu (20/10). F.Suparno

batampos.id– Keluarga Suhadi dan Johari, pekerja PT. Gunung Mario Ligaligo (GML) yang meninggal tertimbun longsor pasir di lokasi perusahaan, Minggu (17/10) yang lalu, menerima santunan. Santunan diserahkan oleh perwakilan manajemen perusahaan ke keluarganya, Rabu (20/10).

BACA JUGA: Dua Pekerja PT. Gunung Mario Ligaligo Tewas Tertimbun Longsor Pasir

Humas PT. GML, Suparno mengatakan, musibah yang menimpa dua pekerjanya menyisahkan duka yang sangat mendalam bagi manajemen dan sesama pekerja karena kedua korban sudah menjadi bagian dari keluarga besar PT. GML.

Suparno juga mengatakan, sepeninggalan kedua korban, perusahaan memberikan perhatian ke keluarganya. “Pimpinan kita dan perwakilan dari manajemen sudah menemui keluarga korban,” katanya.

Selain memberikan santunan kepada keluarga dua pekerja yang meninggal, Suparno mengatakan, perusahaan juga menjamin keberlangsungan pendidikan anak dari salah satu korban yang masih mengenyam bangku pendidikan.

Terakhir Suparno mengatakan, musibah yang menimpa dua pekerjanya akan menjadi bahan evaluasi agar ke depan perusahaan lebih baik lagi dalam meminimalisir kecelakaan kerja di lokasi perusahaan.

Diberitakan sebelumnya, dua pekerja PT. Gunung Mario Ligaligo di Kampung Mansur, Kelurahan Tembeling Tanjung, Johari dan Suhadi tewas tertimbun longsor pasir di lokasi perusahaan, Minggu (17/10) sekira pukul 17.00 WIB.

Kedua korban merupakan warga RT 02/04 Kampung Keter Tengah Kelurahan Tembeling Tanjung. Kapolsek Teluk Bintan, Iptu Rugianto membenarkan kejadian kecelakaan kerja ini.

Menurutnya, sesaat setelah kejadian, kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit di Tanjungpinang. Malang, nasib keduanya tidak tertolong. “Kedua korban sudah dimakamkan keluarganya,” kata Rugianto singkat. Rugianto mengatakan, kasus ini ditangani penyidik Polres Bintan. “Langsung ditangani penyidik Polres Bintan,” ujarnya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul