ubahlaku

Batam Jadi Kota Pertama melakukan survey Herd Immunity

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (Humas Pemko untuk Batam Pos)

batampos.id– Batam akan menjadi kota pertama di Indonesia yang melakukan survey Herd Immunity (kekebalan komunal) . Survey Herd Immunity yakni mengecek darah seseorang di laborarorium untuk mengetahui seberapa kuat imun mereka terhadap Covid-19.

BACA JUGA: Survei Herd Immuninity Dimulai, Data dari Disdukcapil, Warga Diambil Sampel Darah

Walikota Batam Muhammad Rudi mengatakan pemerintah kota Batam menggandeng konsultan untuk survey Herd Immunity. Tujuannya agar para warga negara asing yang datang ke Indonesia melalui Batam tidak menimbulkan penyebaran Covid-19.

“Kami akan cari konsultan dan adakan survey, kira-kira berapa persen warga Batam yang sudah punya imun ?,” kata Rudi.

Menurut dia, Survei yang dilakukan untuk mengecek kualitas darah warga Batam. Sample darah yang masuk akan diambil secara random atau acak sesuai mekanisme survey. Karena jika vaksinasi dijadikan barometer, maka jumlahnya sudah jelas, tercatat saat ini vaksinasi sudah mencapai 84,9 persen, sedangkan herd immunity hanya dapat diketahui dengan mengecek langsung kondisi kesehatan masyarakat melalui sample darah.

“Daerah lain kan belum, hanya Batam saja yang mau melakukan survei, karena biayanya besar. Kita mengeluarkan uang untuk mengecek darah yang menjadi sample atau contoh,” kata Rudi.

Sementara, Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad meminta kepada tim survey herd immunity warga Batam untuk memperluas uji sampling dalam rangka menakar herd immunity dalam pandemic Covid-19. Pemko Batam mengundang Pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI), Batam dan sejumlah pihak terkait lainnya untuk melakukan survey sebelum dibukanya perbatasan.

“Saya minta diperluas menjadi 7 kluster, Ini dapat merepresentasikan keseluruhan masyarakat Batam,” kata Amsakar.

Menurut Amsakar, awalnya tim survey akan mengambil sample yang dipilih adalah warga Batam yang sudah dua kali vaksin dalam rentang waktu tiga bulan terakhir.

“Jika demikian kesimpulannya hasil survey itu akan mengungkapkan immunity masyarakat Batam rata-rata sudah sangat tinggi. Kenapa kita ambil kesimpulan seperti itu? Karena kita mengambil sample orang yang tiga bulan terakhir sudah vaksin kedua, tentu yang bersangkutan makin kebal,” kata Amsakar. (*)

 

Reporter : Yashinta
editor: tunggul