Karimun

Covid Mereda, RSUD M Sani, Karimun Kembali Buka Lantai 6  jadi Ruang Rawat Inap

F. TRI HARYONO/BATAM POS
Sejumlah pengunjung RSUD HM Sani berjalan di depan rumah sakit, beberapa waktu lalu.

batampos.id- Menurunnya penyebaran positif Covid-19 di Kabupaten Karimun dan berkurangnya jumlah pasien Covid-19 yang dirawat RSUD RSUD M Sani memberikan dampak yag baik bagi rumah sakit tipe BLUD tersebut. Pasalnya, ruangan rawat inap di lantai 6 rumah sakit tersebut yang merupakan ruang rawat inap VIP dan VVIP bisa dibuka kembali untuk pasien non Covid-19.

BACA JUGA: Pasien Covid Meningkat, RSUD M Sani Tambah Tempat Tidur

”Ruang rawat VIP dan VVIP yang terlatak di lantai 6 RSUD M Sani sudah kita buka kembali sejak Kamis (21/10). Artinya, ruangan di lantai 6 tersebut sudah tidak lagi dijadikan tempat utuk merawat pasie Covid-19. Dan, hal ini memang karena kondisi pasien Covid-19 yang sudah menurun,” ujar Plt Direktur RSUD M Sani, dr Rosdiana Lazuardi, Jumat (22/10).

Saat ini, katanya, jika ada pasien Covid-19 yang akan dirawat ke RSUD M Sani, maka perawatannya akan ditempatkan ke bangunan baru yang memang disiapkan untuk tempat isolasi. Dan, ruangan-ruangan rawat inap yang ada di bagunan ini bertekanan negatif yang dilengkapi dengan alatnya. Sehingga, dapat meminimalisir penyebaran virus-virus yang berbahaya.

Dikatakannya Rosdiana, dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, saat ini di RSUD M Sani sudah menyiapkan dua orang dokter spesialis penyakit dalam. Dengan adanya dua orang dokter spesialis penyakit dalam ini, sudah ada dua poli pelayanan penyakit dalam. Sehingga, masyarakat yang membutuhka pelayanan kesehatan di bidang penyakit dalam bebas memilih dokter penyakit dalam mana saja.

”Melalui penambahan satu poli untuk penyakit dalam, kita berharap dapat lebih memudahkan pasien. Dengan kata lain, bisa lebih cepat dalam mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan. Untuk jadwal dua poli penyakit dalam ini kita buka setiap hari kerja. Yakni, Senin sampai dengan Jumat,” ungkapnya. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul