Karimun

1 Warga Kundur yang Terpapar Covid Meninggal

Rachmadi (f.sandi/batampos.id)

batampos.id- Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun memang sudah mengalami penurunan. Khususnya, dalam bulan ini. Namun, bukan berarti Karimun sudah bebas dari virus yang berasal dari Provinsi Wuhan, Cina tersebut. Bahkan, laporan perkembangan penyebaran Covid-19 pada Minggu (24/10) melaporkan satu warga meninggal setelah positif terpapar.

BACA JUGA: 16 PMI yang Terpapar Covid-19 Dipindahkan ke RSKI

”Memang benar hari ini (Minggu) dalam laporan perkembangan Covid-19 Kabupaten Karimun ada satu kasus pasien meninggal dunia. Yakni, seorang pasien perempuan yang berasal dari Pulau Kundur. Hanya saja, meninggalnya sudah empat hari lalu dan hasil swab PCR yang dikirimkan ke BTKLPP baru kita terima. Hasilnya dinyatakan memang positif Covid-19,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi.

Perlu diketahui, lanjutnya, warga yang positif terpapar Covid-19 yang meninggal tersebut terlambat dibawa ke rumah sakit. Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, pasien opertama kali dibawa ke RSUD Tanjungbatu dan ketika diterima dalam kondisi sesak nafas akut. Bahkan, saturasi atau kadar oksigen di dalam darah sudah sangat memburuk. Sehingga, dirujuk ke RSUD M Sani.

”Setelah tiba di RSUD M Sani dan belum lama mendapatkan perawatan pasien meninggal dunia. Hasil pemeriksaan rekam medis, warga Kundur yang meninggal tersbeut memiliki komorbid atau penyakit bawaan. Salah satunya diabetes. Dapat dikatakan bahwa terjadi keterlambatan dalam membawa pasien ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan kesehatan,” jelasnya.

Dikatakannya, pada saat dirujuk tersebut opasien yang meninggal tidak sendirian. Melainkan, bersama suaminya. Alhamdulillah, saat ini kondisi suaminya stabil dan masih mendapatkan perawatan secara intensif di RSUD M Sani. Dari kejadian ini dia berharap masyarakat untuk selalu waspada. Artinya, jika memang sakit segera bawa ke UPT Puskesmas atau rumah sakit. Jangan takut untuk datang berobat ke pusat layanan kesehatan.

Sesuai data yang, jumlah warga yang meninggal dunia sampai dengan saat ini memang mengalami penurunan drastis dibandingkan pada bulan lalu. Bahkan, sampai dengan bulan ini jumlah yang meninggal positif Covid-19 hanya tiga orang. Sedangkan, pada bulan lalu jumlahnya 27 orang. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul