Nasional

Pimpinan Baznas Muhammad Hudori Wafat

ILUSTRASI: Muhammad Hudori (Istimewa)

batampos.id – Keluarga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berduka. Salah satu pimpinan mereka, Muhammad Hudori meninggal dunia pada Minggu (24/10) malam. Hudori yang juga sebagai Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu sempat menandatangani kebijakan penting perzakatan sebelum wafat.

Kabar duka wafatnya Hudori itu disampaikan pimpinan Baznas lainnya yaitu Rizaludin Kurniawan. ’’Sekarang kami pimpinan Baznas dari semula sebelas orang tinggal sepuluh orang,’’ katanya dalam peluncuran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Sucofindo di Jakarta Senin (25/10). Rizaludin mengatakan dalam waktu dekat Presiden Joko Widodo akan menunjuk pengganti Hudori.

Rizaludin menceritakan dari sebelas pimpinan Baznas, ada tiga orang yang berstatus sebagai ex-officio. Selian Hudori, pimpinan Baznas yang berstatus ex-officio adalah Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin. Satu lagi ada Suminto yang juga Staf Ahli Menteri Keuangan.

Menurut Rizaludin, Hudori adalah sosok yang baik. Khususnya dalam dakwah Islam. Dia mengatakan dalam setahun terakhir, Hudori memang kondisinya sedang sakit. ’’(Sebelum wafat, Red) beliau sempat mengeluarkan tanda tangan atas nama Sekjen Kemendagri. Berupa edaran kepada seluruh gubernur, walikota, dan bupati,’’ katanya.

Surat edaran yang diteken Hudori itu sangat penting untuk urusan perzakatan. Sebab di dalam surat itu, Kemendagri meminta seluruh gubernur, bupati, dan walikota agar memfasilitasi Baznas pusat maupun daerah sesuai dengan amanah undang-undang. Dia mengatakan kebijakan itu seakan menjadi penunjuk kebaikan Hudori selama ini.

Lebih lanjut Rizaludin mengatakan Baznas akan terus meningkatkan penghimpunan sekaligus penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah. Menurut dia, dalam penghimpunan dan penyaluran dana tersebut harus aman secara syari, regulasi, maupun NKRI.

Dia mengingatkan bahwa yang utama atau wajib bagi umat Islam adalah pembayaran zakat. Yaitu sebesar 2,5 persen. Baginya membayar zakat itu sama dengan menghilangkan duri dari harta seseorang yang kelak bisa menghambat masuk ke surga. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim