Karimun

33.001 Warga Karimun Tak Tahu Rimbanya, Vaksin Covid Tak Bisa 100 Persen

Salah seorang warga Karimun saat divaksin. Untuk mencapai 100 persen vaksin di Karimun akan sulit karena ada warga yang sudah tak tahu lagi dimana tinggalnya

batampos.id- Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Karimun sudah mencapai 91,57 persen. Namun, untuk bisa mencapai 100 persen akan sulit. Karena, ada 33.001 yang sulit ditemui, meski terdata sebagai penduduk Kabupaten Karimun.

BACA JUGA: Rp 4,64 T Digelontorkan Untuk Pengadaan Vaksinasi Covid-19

”Kalau target vaksinasi yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Kepri sudah tercapai. Hanya saja, ada data penduduk kita dengan usia 18 tahun ke atas yang wajib vaksin sebanyak 33.001 sulit ditemui. Petugas di lapangan, mulai dari RT, Lurah dan camat sudah melakukan pendataan. Namun, tetap tidak berhasil menemukan warganya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi, Senin (25/10).

Laporan yang diterima pihaknya, lanjut Rachmadi, diketahui 15.169 orang yang terdata sebagai penduduk di Karimun tidak diakui oleh Ketua RT. Artinya, data mereka sebagai penduduk Kabupaten Karimun ada di sistem Dinas Kependudukan (Disduk). Sehingga, nama-nama dan alamat yang terdata di sistem Disduk dicari oleh petugas. Namun, ketika ditanya kepada Ketua RT menyatakan tidak ada warga dengan nama-nama dimaksud pernah tinggal di lingkungan tersebut.

”Kemudian, ada juga 16.702 orang yang terdata sebagai penduduk Karimun dan diakui oleh Ketua RT. Hanya saja, keberadaannya tidak lagi tinggal di daerah tersebut. Bisa saja sudah tinggal di kabupaten/kota lain, namun belum pindah domisli. Selain itu, sisanya 1.130 orang yang masuk dalam wajib vaksin ketika dilakulan pencarian sesuai dengan nama dan alamatnya dinyatakan sudah meninggal dunia, namun tidak dilaporkan kematiannya,” paparnya.

Untuk itu, katanya, Pemerintah Kabupaten Karimun mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Kepri agar 33.001 orang yang tidak ditemui itu bisa diputihkan dari dalam daftar wajib vaksinasi Covid-19. Sehingga, sasaran sebanyak 171.588 orang bisa dikurangi dari jumlah orang yang tidak bisa ditemui tersebut. Jika hal ini disetujui, insya Allah vaksinasi usia 18 tahun ke atas bisa terpenuhi semua. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul