Nasional

BKN Temukan Indikasi Kecurangan pada SKD CASN 2021

Pelaku Terancam Didiskualifikasi

Suasana SKD CPNS 2021 di BKN Jogjakarta. (Istimewa)

batampos.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan indikasi kecurangan pada pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) calon aparatur sipil negara (CASN) 2021. Kecurangan dilakukan dengan menggunakan modus remote access pada sistem seleksi.

Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Satya Pratama menyampaikan, indikasi kecurangan itu terjadi di titik lokasi (tilok) mandiri instansi Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng). Dugaan sementara, ada oknum yang ingin merusak sistem seleksi CASN nasional dengan modus remote access.

”BKN tentu menyayangkan adanya indikasi kecurangan dalam seleksi CASN 2021,” ujarnya kemarin (25/10).

Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya telah menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan penyelidikan.

Dari penyelidikan tersebut, didapatkan sejumlah bukti yang menguatkan dugaan pelanggaran itu. Di antaranya, aduan masyarakat, hasil audit trail aplikasi CAT BKN terhadap aktivitas peserta seleksi selama pelaksanaan seleksi, laporan kegiatan forensik digital pada perangkat yang digunakan, hingga laporan penyelidikan internal oleh instansi Pemerintah Kabupaten Buol.

”Ada hasil pemeriksaan terhadap petugas pelaksanaan seleksi, baik dari BKN maupun instansi Pemerintah Kabupaten Buol, serta rekaman kamera pengawas (CCTV),” ungkapnya.

Sebagaimana informasi, isu indikasi kecurangan itu awalnya beredar di media sosial beberapa waktu lalu. Dugaan muncul lantaran ada pengaturan tempat duduk peserta yang lolos dengan nilai SKD tertinggi hingga CCTV di lokasi tes yang diduga dihapus.

Satya menegaskan, pihaknya bersama panselnas akan bertindak tegas atas pelanggaran tersebut. Peserta yang terbukti curang akan didiskualifikasi. ”Sementara itu, oknum yang terlibat akan diproses sesuai hukum dan perundang-undangan,” katanya.

Dia memastikan bahwa kejadian itu tidak menghambat tahapan seleksi berikutnya. BKN bersama panselnas tetap berfokus pada persiapan menjelang seleksi kompetensi bidang (SKB) sesuai dengan Surat Kepala BKN Nomor 13515/B-KS.04.01/SD/K/2021 Tanggal 19 Oktober 2021 tentang Jadwal Lanjutan Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK Nonguru Tahun 2021.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, BKN bersama panselnas telah menyiapkan upaya mitigasi. Menggandeng BPPT, BKN berupaya mengaudit teknologi pada sistem seleksi calon ASN 2021 (SSCASN dan CAT BKN).
Audit itu sejatinya dilakukan sejak 28 Mei 2021 dengan dasar Surat Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Nomor 4760/BSI.02.01/SD/E/2021. Selanjutnya, BKN juga berkolaborasi dengan BSSN untuk melakukan fungsi pengamanan sistem seleksi dengan menggunakan konsep maximum security berdasar Surat Menteri PAN-RB Nomor B/973/M.MSM.01.00/2021. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim