Metropolis

Judi Online Beroperasi dari kawasan Sukajadi, Satreskrim Gerebek Server Judi Online

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan, Wakasat Reskrim, AKP Juwita Oktaviani, serta Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba menunjukkan tersangka kasus judi online di Mapolresta Barelang, Selasa (26/10) siang. f.cecep

batampos.id– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang berhasil mengungkap jaringan judi online. Aktivitas ini dikendalikan dari 2 rumah mewah di kawasan Sukajadi, Batamkota.

BACA JUGA: Gelapkan Uang Perusahaan untuk Main Judi Online

Dalam kasus ini, polisi mengamankan 10 orang tersangka, yang terdiri dari 8 orang wanita dan 2 orang pria. Ke 10 tersangka yakni WE dan AS sebagai leader server. Kemudian operator wanita AS, EV IS, AP, RA, PH, SE, JP, serta EL.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan mengatakan pengungkapan judi online ini bersasarkan temuan di beberapa media sosial. Pihaknya menemukan situs serta penawaran bermain yang dilakukan tersangka.

“Modusnya, tersangka ini menawarkan melalui medsos. Kemudian kita melakukan penyelidikan yang cukup lama untuk mengetahui lokasi yang dijadikan tempat server judi online ini,” ujar Reza, Selasa (26/10) siang.

Dalam sehari tersangka, mencari target 6 pemain. Modusnya, setiap pemain memiliki nomor identifikasi pribadi (ID) dan memesan melalui master agent. Kemudian pemain memberikan nomor rekening serta memasukkan deposit.

“Ini jaringan dari luar, setelah ada ID itu, pemain bisa langsung masuk ke situs atau web. Minimal depositnya Rp 100 ribu,” kata Reza

Dari pengakuan leader server, mereka sudah beroperasi selama 3 bulan. Di lokasi server, polisi turut mengamankan barag bukti 12 laptop, 3 unit komputer, 9 ponsel, dan 2 rekening.

“Untuk operator digaji perbulan Rp 7 juta. Dalam sebulan, praktik ini meraup keuntungan Rp 108 juta,” ungkap Reza.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Juwita Oktaviani mengatakan masih melakukan penyelidikan terhadap server maupun situs yang digunakan para tersangka. Diduga, server tersebut berasal dari Kamboja.

“Masih kita telusuri. Dalam satu situs judi itu banyak permainannya. Jadi jika main dan menang, dalam waktu 10 menit uang akan langsung ditransfer,” katanya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI
Editor: tunggul