Sport

Offroader Kepri Unjuk Gigi di Kejurnas Speed Offroad

Pembalap Kepri Bintang Barlean jelang berlaga di kejurnas speed offroad di Banten, akhir pekan lalu. (F. IMI Kepri)

batampos.id – Offroader Kepri berjaya di Kejurnas speed offroad putaran 1 dan 2. Dalam kejurnas yang digelar di Asoka Resort Forest Hill, Tanjung Lesung, Banten, 22-24 Oktober, offroader Kepri mampu menduduki podium di dua kelas.

Di kelas G1.2 (UTV 1001cc – 1500cc Open) offroader Kepri Bintang Barlean berpasangan dengan Anondo Eko mampu meraih tempat pertama. Bintang mencatatkan total catatan waktu 17:09.976 menit.

Tempat kedua diduduki offroader Canya Prasetya/Herkusuma dengan catatan waktu 17:24.717 menit. Sedang tempat ketiga diraih Yedidiah/Reza dengan catatan waktu 18:53.213 menit.

Sementara itu di kelas G4.2 (6 silinder injection), offroader Kepri tanpa diduga mampu menduduki tempat pertama. Pasangan Frans XB/Pia Barlean menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 18:59.770 menit.

Tempat kedua diduduki Unggul Prakoso/Lanang Damarjati yang meraih catatan waktu 19:38.784 menit. Sedang tempat ketiga diduduki Refli Febriansyah/Yanis Djemat dengan catatan waktu 21:05.776 menit.

BACA JUGA: Willy Janji Tingkatkan Prestasi dan Kembangkan Sport Tourism

Keberhasilan offroader Kepri meraih prestasi maksimal ini sangat membanggakan. Pasalnya sejumlah pembalap nasional ikut serta di kejurnas speed offroad ini.

Pujian diberikan pada offroader Bintang Barlean. Bersaing dengan sejumlah offroader senior, Bintang mampu tampil maksimal dan meraih tempat pertama. Bahkan catatan waktu Bintang mampu melewati catatan waktu pembalap senior dan menjadi yang terbaik di semua kelas.

Keberhasilan offroader Kepri menjuarai dua kelas kejurnas speed offroad ini disambut baik Ketua IMI Kepri Usep RS. Menurutnya offroader Kepri mampu bersaing dengan offroader nasional dan mengharumkan nama Kepri di tingkat nasional.

“Offroader Kepri akan terus berjuang mengharumkan nama daerah di panggung nasional hingga seri terakhir yang akan digelar Desember mendatang,” seru Usep.

Ia mengatakan raihan offroader Kepri ini semakin memotivasi dunia otomotif di Kepri untuk terus menggeliat dan menghasilkan pembalap-pembalap handal di masa mendatang. “IMI Kepri sangat berbangga atas prestasi yang diraih offroader sKepri. Padahal pandemi global memaksa PP IMI tidak menggelar kejuaraan,” papar Usep.

“Hebatnya, begitu digelar kejuaraan, offroader Kepri mampu tampil maksimal dan meyabet juara di dua nomor sekaligus,” ungkapnya.

Usep menuturkan secara Nasional PP IMI dan semua pengprov IMI se-Indonesia hampir selama dua tahun tidak bisa menggelar kejuaraan di kaewnakan wabah “Pandemi Covid-19 membuat event otomotif harus tertunda penyelenggaraannya,” keluhnya.

“Padahal IMI Kepri telah menjadwalkan serangkaian kejurnas yang di percayakan ke pengprov IMI dari pusat, dan begitu pun kejurda maupun kejuaraan klub dragbike dan dragrace. Ditambah pelaksanaan PPKM membuat event otomotif Kepri tak bisa digelar mulai dari 2020 lalu,” tambah Usep.

Ia berharap pandemi Covid-19 segera melandai dan event otomotif bisa segera diselenggarakan kembali. “Setelah pandemi melandai, IMI Kepri segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan gugus tugas,” beber Usep.

“Setelah mendapat izin dari pihak terkait, tentu saja event otomotif bisa segera diselenggarakan di Kepri,” harapnya. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo