Ekonomi & Bisnis

Setelah Terpukul Pandemi, Sektor Properti Mulai Bangkit

ILUSTRASI: Meisterstadt Pollux Habibie di Batam Kota, Batam, terlihat megah dan indah, Rabu 14 April 2021. Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos.id – Sektor properti mulai kembali bangkit memasuki kuartal kedua 2021 setelah terpuruk cukup dalam menyusul pandemi Covid-19. Sejumlah developer berhasil meningkatkan performa penjualannya dibanding periode yang sama pada 2020. Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi properti secara perlahan mulai ke arah positif, tak terkecuali bisnis properti di Kota Batam.

Exclusive Marketing Partner PT Wiwoa Miti Karya Batam (WMKB), Felix S Hasamin mengatakan, meski di awal pandemi permintaan sektor properti di Kota Batam sempat terkoreksi, namun hal itu tak menyurutkan langkah para developer properti di Kota Batam untuk terus bergerak. Hal ini, sebut Felix, sebagai salah satu wujud komitmen para developer kepada para konsumennya.

“Selain itu, kinerja positif sejumlah developer tersebut juga tak lepas dari geliat investasi di Kota Batam yang saat ini terus menunjukkan tren positif, bahkan di tengah pandemi Covid-19. Dari Januari hingga Juni 2021, misalnya, nilai investasi di Batam meningkat 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Felix S Hasamin dalam keterangannya, Kamis (21/10).

Felix menuturkan, meski di tengah pandemi, bisnis properti di Kota Batam tetap bergeliat, khususnya untuk subsektor apartemen atau hunian vertikal. Para pembeli bahkan tidak hanya berasal dalam dalam negeri, namun juga luar negeri (WNA).

Sekadar menyebut untuk proyek Superblock One Avenue Batam, misalnya. Permintaan apartemen sebagian diantaranya berasal dari warga Negeri Jiran, seperti Singapura dan Malaysia.

Dalam kondisi aktual, proyek lansiran WMKB ini terus mengupayakan percepatan pembangunan Apartemen Tower South Condo dan Tower The Residence yang merupakan pengembangan tahap pertama dari kawasan superblcok yang berlokasi di Jalan Raja Haji Fisabilillah (Simpang Sei Panas), yang merupakan lokasi paling strategis di Batam Center ini. Sekadar informasi, di lokasi ini nantinya akan dibangun stasiun LRT sehingga akan menambah kenyamanan para penghuni nantinya.

“Sesuai perencanaan kami menargetkan pembangunan South Condo akan mencapai topping off (tutup atap) atau penyelesaian pekerjaan struktur di bulan Mei 2022, dan untuk serah terima unitnya ditargetkan sudah dapat dilakukan secara bertahap pada 2023,” kata Felix S Hasamin.

Meski di tengah kelesuan ekonomi yang diakibatkan pandemi Covid-19, Superblock One Avenue Batam mampu menunjukkan kinerja bisnis secara positif, sehingga masuk dalam 29 karya properti terbaik versi Properti Indonesia-Media bersegmentasi properti pertama di Indonesia.

Prestasi ini membuat One Avenue Batam berhasil meraih penghargaan sebagai The Promising Mixed Use Development in Batam dalam ajang penganugerahan Properti Indonesia Award (PIA) 2021 yang berlangsung di Ballroom Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta, Rabu (6/10) lalu.

BACA JUGA: Investor Properti Pilih Kunjungan Virtual

“Penghargaan Properti Indonesia Award kepada One Avenue Batam merupakan apresiasi istimewa yang patut disyukuri. Kami sangat bangga dan juga senang karena penghargaan tersebut merupakan sebuah pangakuan atas kerja keras banyak pihak di balik pembangunan One Avenue Batam serta kepercayaan para konsumen kami,” tutur Felix.

Superblock One Avenue Batam dikembangkan di atas lahan seluas 5 hektare dengan 2 tahapan pembangunan, di mana untuk tahap pertama akan dibangun sebanyak 4 tower Luxurious apartemen, dan 1 tower gedung perkantoran. Tower South Condo setinggi 16 lantai dan merangkum 215 unit apartemen akan menjadi gedung pertama yang dibangun di One Avenue Batam. Sementara untuk tower kedua, The Residence akan memiliki ketinggian 32 lantai.  (*)

Reporter: JPG Group
Editor: Suprizal Tanjung